BERITA TERKINI
Natto, Kedelai Fermentasi Jepang yang Pernah Viral di Indonesia: Ini 7 Manfaat Kesehatannya

Natto, Kedelai Fermentasi Jepang yang Pernah Viral di Indonesia: Ini 7 Manfaat Kesehatannya

Natto, salah satu makanan khas Jepang, sempat ramai dibicarakan dan viral di Indonesia. Berbeda dari sushi atau ramen yang sudah akrab di lidah banyak orang, natto masih tergolong kuliner yang tidak semua orang familiar.

Makanan ini dibuat dari kedelai yang difermentasi menggunakan bakteri Bacillus subtilis. Ciri khasnya adalah tekstur lengket dan berlendir, serta aroma yang menyengat—hal yang kerap memicu rasa penasaran sekaligus membuat sebagian orang ragu untuk mencobanya.

Di balik karakteristik tersebut, natto dikenal memiliki kandungan nutrisi yang kaya. Mengacu pada rangkuman manfaat yang dilansir dari Healthline, berikut tujuh potensi manfaat natto bagi kesehatan.

1. Membantu melancarkan pencernaan

Natto mengandung probiotik alami yang berperan sebagai bakteri baik untuk membantu menjaga keseimbangan mikrobioma usus. Keseimbangan ini berkaitan dengan pencernaan yang lebih lancar dan dukungan terhadap sistem kekebalan tubuh. Proses fermentasi juga disebut membantu mengurangi zat antinutrisi yang secara alami terdapat dalam kedelai, sehingga dapat menurunkan risiko keluhan pencernaan seperti sembelit, diare, kembung, atau mual.

2. Mendukung kesehatan jantung

Kandungan serat dan probiotik pada natto disebut dapat membantu mengendalikan kadar kolesterol LDL (kolesterol “jahat”). Selain itu, natto mengandung enzim nattokinase yang terbentuk selama fermentasi. Enzim ini dikaitkan dengan penurunan tekanan darah, pencegahan pembentukan plak di arteri, serta berperan sebagai pengencer darah alami—yang dinilai mendukung kesehatan kardiovaskular dan menurunkan risiko penyakit jantung.

3. Membantu menjaga tekanan darah tetap stabil

Sebuah penelitian dilaporkan menyebut konsumsi natto dapat membantu menurunkan tekanan darah. Peran ini dikaitkan dengan enzim nattokinase. Natto juga mengandung kalsium, kalium, dan magnesium, serta rendah natrium, sehingga disebut aman dikonsumsi oleh penderita hipertensi karena membantu mengendalikan tekanan darah.

4. Memperkuat tulang

Natto mengandung vitamin K2 yang berperan dalam membantu penyerapan kalsium ke dalam tulang. Kandungan ini disebut dapat membantu memperlambat pengeroposan tulang dan menurunkan risiko osteoporosis seiring bertambahnya usia.

5. Meningkatkan daya tahan tubuh

Probiotik pada natto tidak hanya berkaitan dengan kesehatan pencernaan, tetapi juga disebut berkontribusi terhadap daya tahan tubuh. Dengan flora usus yang seimbang, tubuh dinilai dapat lebih efektif melawan bakteri dan virus. Natto juga disebut mengandung vitamin C, zat besi, seng, selenium, dan tembaga yang berperan mendukung fungsi imun, termasuk membantu produksi antibodi alami dan mempercepat pemulihan saat sakit.

6. Memelihara kesehatan dan fungsi otak

Makanan kaya probiotik seperti natto diyakini dapat membantu memelihara kesehatan dan fungsi otak. Probiotik di dalamnya disebut berpotensi mengurangi stres, meningkatkan daya ingat, serta menurunkan gejala kecemasan, depresi, dan gangguan obsesif-kompulsif (OCD).

7. Membantu menurunkan berat badan

Natto juga disebut dapat mendukung program diet. Probiotiknya dikaitkan dengan kemampuan membantu membakar lebih banyak kalori. Sementara itu, kandungan serat yang tinggi dapat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama, sehingga membantu mengontrol asupan dan menjaga berat badan.

Dengan kandungan nutrisi dan probiotik, natto dinilai memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan. Meski tekstur dan aromanya tidak disukai semua orang, natto dapat menjadi salah satu opsi tambahan dalam pola makan sehat sehari-hari.