BERITA TERKINI
Musda XI Golkar Jabar Resmi Dibuka, Ace Hasan Tak Maju Lagi dan DPP Tekankan Agenda Strategis

Musda XI Golkar Jabar Resmi Dibuka, Ace Hasan Tak Maju Lagi dan DPP Tekankan Agenda Strategis

Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Jawa Barat yang digelar di The Trans Luxury Hotel Bandung, Kamis (2/4), resmi dibuka dan menjadi penanda dimulainya proses estafet kepemimpinan di tubuh Golkar Jabar. Ketua DPD Partai Golkar Jabar petahana, Ace Hasan Syadzily, menyatakan tidak akan kembali maju dalam pemilihan ketua untuk periode 2026–2029.

Ace Hasan menjelaskan keputusan tersebut berkaitan dengan penugasan strategis dari DPP Partai Golkar di Jakarta. Saat ini, ia mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bidang Elektoral serta menjalankan tugas negara sebagai Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI.

“Saya menyatakan tidak akan maju kembali sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jabar. Ada penugasan partai untuk tetap di Jakarta, serta tanggung jawab negara yang menyangkut ketahanan nasional di tengah dinamika geopolitik global saat ini yang membutuhkan perhatian serius,” ujar Ace Hasan saat pembukaan Musda XI.

Meski memasuki fase suksesi, Ace menegaskan soliditas internal partai tetap terjaga. Ia menilai dinamika dalam proses pemilihan ketua baru merupakan bentuk kedewasaan Partai Golkar dalam berorganisasi.

Musda XI Golkar Jabar dibuka oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Idrus Marham yang hadir mewakili Ketua Umum Bahlil Lahadalia. Dalam arahannya, Idrus menegaskan posisi politik Golkar yang tetap mendukung pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka.

Idrus juga menginstruksikan seluruh kader Golkar di Jawa Barat untuk berada di garis depan dalam merumuskan dan menyosialisasikan kebijakan strategis pemerintah. Ia menyebut sejumlah agenda seperti ketahanan energi, ketahanan pangan, serta penguatan UMKM dan koperasi.

“Dukungan Golkar terhadap kepemimpinan Prabowo-Gibran secara politik sudah final dan merupakan keputusan Munas. Kader harus berada di garis depan untuk menenangkan masyarakat dan menjelaskan kebijakan pemerintah agar tidak terjadi gejolak sosial,” kata Idrus.

DPP Partai Golkar turut menyampaikan apresiasi kepada Ace Hasan Syadzily atas capaian pada Pemilu 2024 di Jawa Barat. Idrus menekankan posisi Jawa Barat sebagai wilayah strategis dan lumbung suara terbesar, sehingga Musda kali ini diharapkan menjadi momentum penguatan komitmen kader, bukan sekadar perebutan kekuasaan.

“Jawa Barat adalah wilayah prioritas strategis. Musda ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan momentum membangun komitmen bersama untuk membesarkan partai agar semakin dicintai dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain agenda pemilihan ketua, Musda XI juga memuat laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2021–2026 serta penyusunan program strategis untuk lima tahun ke depan. Kader Golkar Jabar juga diharapkan menjaga ritme kerja sama dengan partai lain sebagai mitra dalam pembangunan bangsa, sejalan dengan prinsip politik inklusif yang diusung partai.