BERITA TERKINI
Moratorium Bea Impor Produk Digital di WTO Tersendat, Layanan Streaming Berpotensi Terdampak

Moratorium Bea Impor Produk Digital di WTO Tersendat, Layanan Streaming Berpotensi Terdampak

Perundingan di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dilaporkan terhambat setelah Brasil menolak perpanjangan moratorium bea impor untuk produk digital. Situasi ini memunculkan kekhawatiran bahwa berbagai layanan digital lintas negara dapat menghadapi kebijakan bea impor jika moratorium tersebut tidak dilanjutkan.

Moratorium bea impor produk digital selama ini menjadi acuan yang mencegah negara anggota menerapkan bea impor pada transaksi atau distribusi produk digital lintas batas. Jika moratorium tidak diperpanjang, sejumlah produk dan layanan digital yang dikonsumsi secara daring berpotensi masuk dalam pembahasan kebijakan perpajakan atau bea masuk di tingkat nasional masing-masing negara.

Dalam konteks konsumsi sehari-hari, layanan streaming musik dan film seperti Spotify dan Netflix kerap disebut sebagai contoh layanan digital yang bisa terdampak apabila negara-negara memilih menerapkan bea impor pada produk digital. Namun, dampak spesifiknya akan bergantung pada keputusan lanjutan di WTO serta kebijakan yang diambil tiap negara.

Hingga kini, belum ada kepastian mengenai arah pembahasan berikutnya setelah penolakan Brasil tersebut. Perkembangan negosiasi di WTO akan menjadi penentu apakah moratorium dapat diperpanjang atau justru berakhir, yang pada gilirannya dapat mengubah lanskap aturan perdagangan untuk produk digital.