Lagu “Smoke Two Joints” dipopulerkan oleh band The Toyes. Lagu berdurasi 3 menit 44 detik ini menjadi trek pembuka dalam album bertajuk “The Toyes” yang dirilis pada 1996.
Album tersebut berisi 16 trek, di antaranya “Listen To The Radio”, “Fume Deux Joints”, dan “The Lucky Sperm Club”.
Dalam liriknya, “Smoke Two Joints” berulang kali menampilkan pengakuan tokoh “aku” yang merokok “dua joints” pada berbagai waktu—pagi, sore, dan malam—serta dalam situasi damai maupun perang. Ada pula bagian yang mengisahkan nasihat dari ayah dan ibu agar menjadi pekerja keras dan melakukan yang terbaik, sebelum kemudian muncul pesan lain yang menekankan pentingnya “menjaga kepala” terlebih dahulu.
Bagian lain lirik menggambarkan kebiasaan merokok “dua joints” saat bangun tidur, di dalam mobil, hingga ketika bermain gim video, termasuk pengulangan frasa “SMOKE TWO JOINTS” dan ajakan untuk melakukannya bersama pada pagi dan sore hari. Di salah satu bagian, lirik juga memuat pertanyaan retoris tentang memilih merokok “dua joints” atau mengerjakan pekerjaan rumah.
Berikut cuplikan lirik beserta terjemahan yang tercantum dalam materi tersebut:
“I smoke two joints in the morning, I smoke two joints at night
I smoke two joints in the afternoon, it makes me feel alright”
Terjemahan: “Aku merokok dua sendi di pagi hari, aku merokok dua sendi di malam hari
Aku merokok dua sendi di sore hari, itu membuat aku merasa baik-baik saja.”
“I smoke two joints in time of peace, and two in time of war
I smoke two joints before I smoke two joints, and then I smoke two more”
Terjemahan: “Aku merokok dua sendi saat damai, dan dua saat perang
Aku merokok dua sendi sebelum aku merokok dua sendi, dan kemudian aku merokok dua lagi.”
“Oh, my daddy he once told me, ‘Son, you be hard working man’
My mama she once told me, ‘Son, you do the best you can’”
Terjemahan: “Oh, ayahku, dia pernah berkata padaku, ‘nak, jadilah pekerja keras’
Ibuku dia pernah berkata padaku, ‘nak, kamu melakukan yang terbaik yang kamu bisa’.”