BERITA TERKINI
Menag: Pembukaan Prodi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Selaras Agenda Pembangunan Nasional

Menag: Pembukaan Prodi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Selaras Agenda Pembangunan Nasional

Yogyakarta — Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menyatakan pembukaan Program Studi Kedokteran dan Program Profesi Dokter di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta sejalan dengan agenda pembangunan nasional.

Pernyataan itu disampaikan Nasaruddin usai peresmian gedung Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga di Yogyakarta, Kamis. Ia menegaskan sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional.

Menurut dia, kehadiran fakultas kedokteran di perguruan tinggi negeri Islam tertua di Indonesia tersebut juga mendukung program percepatan penurunan angka stunting serta peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Oleh karena itu, kehadiran Fakultas Kedokteran diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia,” kata Nasaruddin.

Menteri Agama juga meyakini lulusan kedokteran UIN akan memiliki keunggulan karena dibentuk dalam lingkungan akademik yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman. Ia menilai UIN Sunan Kalijaga memiliki posisi strategis sebagai pusat integrasi berbagai disiplin ilmu.

Ia menambahkan, keberadaan fakultas yang mengembangkan studi keislaman, hukum, pendidikan, bahasa, sains dan teknologi, hingga kedokteran menjadi modal penting untuk membangun ekosistem akademik yang komprehensif.

Dengan kekuatan tersebut, Nasaruddin optimistis UIN Sunan Kalijaga dapat berkembang menjadi episentrum pengembangan ilmu pengetahuan dan peradaban Islam modern yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.

“Kampus ini memiliki potensi besar menjadi pusat integrasi ilmu yang melahirkan generasi masa depan yang dibutuhkan umat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Pembukaan Program Studi Kedokteran dan Program Profesi Dokter, menurut dia, menandai komitmen UIN Sunan Kalijaga untuk memperluas kontribusi dalam pembangunan kesehatan nasional serta menjawab tantangan kesehatan masyarakat Indonesia.