BERITA TERKINI
Marching band militer dan kavaleri Keamanan Publik Rakyat berinteraksi dengan warga Hue pada 7 Juni malam

Marching band militer dan kavaleri Keamanan Publik Rakyat berinteraksi dengan warga Hue pada 7 Juni malam

Panitia Penyelenggara Kompetisi Militer, Seni Bela Diri, dan Olahraga Keamanan Publik Rakyat Wilayah II mengumumkan bahwa marching band militer dan kavaleri akan melanjutkan kegiatan interaksi dengan warga setempat dan wisatawan di Hue pada malam 7 Juni.

Sesuai rencana, pada pukul 20.00, rombongan akan berkumpul di Jalan Hung Vuong Nomor 41. Dari titik tersebut, mereka akan bergerak menuju Pusat Kebudayaan dan Bioskop Kota untuk menggelar program interaksi selama sekitar 45 menit bersama masyarakat.

Setelah kegiatan di Pusat Kebudayaan dan Bioskop Kota selesai, rombongan dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke kawasan Jalan Pejalan Kaki Hai Ba Trung untuk berinteraksi sekaligus menghibur warga dan wisatawan.

Kegiatan ini merupakan salah satu agenda pendamping dalam rangka Kompetisi Militer, Bela Diri, dan Olahraga Kepolisian Rakyat Wilayah II. Panitia menyebut kegiatan tersebut diharapkan turut menciptakan suasana meriah, memperkuat kedekatan antara pasukan peserta dan masyarakat, serta menyebarkan citra positif Kepolisian Rakyat.

Sebelumnya, pada malam 6 Juni di Lapangan Ngo Mon, Kementerian Keamanan Publik berkoordinasi dengan Komite Rakyat Kota Hue menyelenggarakan upacara pembukaan Kompetisi Militer, Bela Diri, dan Olahraga Keamanan Publik Wilayah II.

Dalam pidato pembukaan, Letnan Jenderal Le Quoc Hung selaku Wakil Menteri Keamanan Publik menegaskan pentingnya penguatan dan peningkatan kualitas serta efektivitas pendidikan jasmani, olahraga, peraturan, pelatihan militer, dan bela diri di lingkungan Pasukan Keamanan Publik Rakyat. Menurutnya, hal tersebut merupakan salah satu tugas dan solusi penting untuk mendukung pembangunan pasukan yang bersih, kuat, teratur, elit, dan modern, sejalan dengan semangat Resolusi No. 12-NQ/TW tertanggal 16 Maret 2022 dari Politbiro.

Wakil Menteri Le Quoc Hung juga meminta Panitia Penyelenggara, Dewan Juri, tim wasit, sekretariat, pelatih, atlet, serta perwira dan prajurit yang terlibat agar mematuhi peraturan secara ketat, menjaga disiplin dan ketertiban, serta memastikan keselamatan mutlak selama kompetisi. Ia menekankan perlunya kesiapan fasilitas seperti lapangan, tempat latihan, lapangan tembak, gimnasium, stadion, dan peralatan, serta pelaksanaan organisasi, manajemen, dan penjurian yang adil, objektif, dan akurat.