Surabaya – Mahasiswa semester 2 Program Studi Visual Communication Design (VCD) Universitas Ciputra Surabaya menggelar pameran bertajuk Feel the Emotion: Of the Sound, Image, & Synesthesia di Copreneur Universitas Ciputra. Pameran ini menampilkan cara menerjemahkan emosi dari musik ke dalam karya visual.
Dalam pameran tersebut, puluhan mahasiswa memamerkan karya yang berangkat dari empat lagu orisinal ciptaan mereka. Musik yang ditulis kemudian diterjemahkan ke berbagai media visual, mulai dari desain sampul album, poster, fotografi, ilustrasi, hingga identitas visual yang saling terhubung.
Dosen VCD Universitas Ciputra, Pandu R. Utomo, menjelaskan proyek ini dirancang untuk memperluas pemahaman mahasiswa tentang desain sebagai media yang tidak semata bertumpu pada aspek visual. Menurutnya, desain dapat menjangkau pancaindra lain serta berinteraksi dengan bunyi, sentuhan, dan emosi. Melalui proyek tersebut, mahasiswa belajar menerjemahkan pengalaman menjadi komunikasi visual yang bermakna.
Pandu menambahkan, pendekatan multisensori dinilai semakin relevan seiring perkembangan industri kreatif global yang mengedepankan pengalaman lebih imersif dan emosional bagi audiens.
Ketua pameran, Benaya Christofer F., mengatakan konsep pameran terinspirasi dari fenomena synesthesia, yakni keterhubungan antarindra yang membuat seseorang dapat mengasosiasikan suara dengan warna atau bentuk tertentu. Ia menyebut pameran ini berupaya menghadirkan musik bukan hanya untuk didengar, melainkan juga menjadi pengalaman visual yang dapat dilihat dan dirasakan, dengan cerita, suasana, serta emosi yang berbeda pada setiap karya.
Benaya menambahkan, seluruh karya yang ditampilkan melalui proses kreatif yang panjang. Mahasiswa terlebih dahulu menciptakan lagu sebagai fondasi utama sebelum mengembangkan konsep visual yang selaras dengan pesan yang ingin disampaikan.
Melalui pameran ini, mahasiswa VCD Universitas Ciputra menampilkan gagasan bahwa desain komunikasi visual tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga dapat menjadi medium untuk membangun pengalaman dan koneksi emosional yang lebih mendalam dengan audiens.