BERITA TERKINI
Lorjhu’, Band Asal Madura yang Meramu Unsur Lokal dan Pengaruh Global

Lorjhu’, Band Asal Madura yang Meramu Unsur Lokal dan Pengaruh Global

Lorjhu’ merupakan band asal Madura yang kian memperkuat eksistensinya di industri musik Indonesia. Grup yang digawangi Badrus Zeman ini menarik perhatian publik setelah terlibat dalam kolaborasi bersama The Panturas dan Iga Massardi.

Dalam pemberitaan Selasa (5/5/2026), Lorjhu’ disebut menjadi salah satu bagian penting dalam Collabonation X Vol 3, proyek yang menghadirkan perpaduan musik pesisir dengan sentuhan budaya lokal yang kuat.

Perjalanan Lorjhu’ bermula pada akhir 2019 ketika proyek ini masih berbentuk karya solo Badrus Zeman. Selain bermusik, Badrus dikenal sebagai filmmaker dan pengajar di Institut Kesenian Jakarta.

Seiring perkembangan, proyek tersebut bertransformasi menjadi band dengan tiga personel. Susunannya terdiri dari Badrus Zeman sebagai vokalis dan gitaris, Insan Negara pada bass, serta Gaharaiden Soetansyah sebagai drummer.

Sejak resmi berkiprah pada 2020, Lorjhu’ terus mengembangkan warna musiknya hingga merilis album berjudul Paseser yang memuat sembilan lagu. Album ini tersedia di sejumlah platform digital, termasuk Spotify dan YouTube.

Lorjhu’ dikenal menghadirkan warna baru dalam musik Madura. Meski berakar pada budaya lokal, band ini tidak terpaku pada pakem tradisional. Mereka memadukan unsur Madura dengan beragam pengaruh global, mulai dari musik Afrika, Timur Tengah, hingga ketertarikan pada metal.

Perpaduan tersebut membentuk karakter musik yang khas, dengan dominasi tangga nada mayor atau slendro yang terdengar riang namun tetap padat secara musikal. Selain itu, Lorjhu’ juga menyebut pengaruh dari band rock Madura, Saltis asal Sumenep, dalam perkembangan musikal mereka.

Di tengah eksplorasi lintas genre, Lorjhu’ tetap mempertahankan identitas lewat lirik berbahasa Madura yang disebut tetap diminati oleh pendengar yang lebih luas.