Demam kerap membuat tubuh terasa lemas dan nafsu makan menurun. Padahal, ketika kondisi tubuh sedang menurun, asupan makanan yang tepat dibutuhkan untuk membantu proses pemulihan agar tubuh kembali bugar lebih cepat.
Selain cukup beristirahat dan menjaga tubuh tetap terhidrasi, beberapa jenis makanan dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh serta memberikan energi selama demam. Pilihan makanan hangat yang kaya nutrisi hingga makanan dengan kandungan air tinggi dapat membantu tubuh terasa lebih nyaman selama masa pemulihan.
Berikut lima jenis makanan yang dapat dikonsumsi saat demam untuk membantu tubuh pulih lebih cepat.
1. Sup hangat berbahan kaldu
Semangkuk sup hangat dapat membantu menghidrasi tubuh sekaligus meredakan gejala yang kerap menyertai demam, seperti hidung tersumbat dan sakit tenggorokan. Sup juga dapat memberikan rasa nyaman serta memasok nutrisi penting untuk mendukung energi dan sistem kekebalan tubuh.
Sup berbahan dasar kaldu yang mengandung protein nabati cenderung lebih mudah dicerna dan dapat membantu memenuhi kebutuhan energi ketika metabolisme meningkat akibat demam. Tambahan sayuran bernutrisi yang bersifat antiinflamasi, seperti wortel, kubis, seledri, dan paprika merah, juga disebut dapat membantu memperkuat respons imun tubuh dalam melawan infeksi.
2. Buah dan sayuran kaya vitamin C
Buah dan sayuran merupakan sumber vitamin C yang baik untuk dikonsumsi saat demam. Vitamin C berperan membantu menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat sehingga tubuh lebih optimal melawan kuman dan membantu mengurangi peradangan.
Beberapa buah yang kaya vitamin C antara lain jeruk, kiwi, melon, dan stroberi. Sementara itu, pilihan sayuran yang dapat dikonsumsi meliputi tomat, paprika merah dan hijau, brokoli, kubis Brussel, hingga kentang.
3. Makanan sumber seng (zinc)
Seng atau zinc adalah mineral penting yang mendukung perkembangan dan fungsi sel-sel sistem kekebalan tubuh. Asupan makanan kaya seng dapat membantu tubuh melawan infeksi dan mengurangi peradangan sehingga pemulihan berjalan lebih optimal.
Sumber seng di antaranya daging tanpa lemak, telur, kacang-kacangan, biji labu, tahu, dan tempe. Selain bernutrisi, makanan tersebut juga dapat membantu memenuhi kebutuhan energi selama masa pemulihan.
4. Rempah herbal, seperti jahe dan bawang putih
Rempah herbal juga disebut dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh ketika demam. Jahe dikenal membantu melancarkan pencernaan, mengurangi rasa mual, serta mendukung pemulihan saat flu dan pilek.
Sementara itu, bawang putih mengandung senyawa allicin yang memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri. Kandungan ini dipercaya dapat mencegah sekaligus menghambat penyebaran beberapa jenis virus di dalam tubuh, termasuk virus influenza.
5. Makanan berkadar air tinggi
Saat demam, tubuh cenderung lebih cepat kehilangan cairan dan elektrolit karena produksi keringat meningkat ketika tubuh berusaha menurunkan suhu. Karena itu, makanan dengan kandungan air tinggi penting untuk membantu menjaga hidrasi.
Beberapa contoh makanan berkadar air tinggi antara lain mentimun, selada, semangka, stroberi, kiwi, buah persik, dan apel.
Dengan memilih makanan yang tepat, tubuh dapat memperoleh asupan nutrisi dan cairan yang dibutuhkan selama demam. Namun, istirahat cukup dan menjaga hidrasi tetap menjadi bagian penting dalam proses pemulihan.