Sejumlah film dan serial India menjadikan isu farmasi dan kesehatan sebagai bagian penting dari cerita, mulai dari persoalan transplantasi organ, akses obat, hingga praktik medis ilegal. Berikut lima judul yang menampilkan tema tersebut melalui beragam genre.
1. Traffic (2016)
Film bergenre road thriller ini disutradarai Rajesh Pillai dan dibintangi Manoj Bajpayee, Jimmy Shergill, serta Prosenjit Chatterjee. Traffic merupakan remake dari film Malayalam karya Pillai pada 2011 dengan judul yang sama.
Ceritanya berpusat pada misi penyelamatan putri aktor terkenal Dev Kapoor (Prosenjit Chatterjee) yang membutuhkan donor jantung. Donor berasal dari Rehan Ali (Vishal Singh), seorang jurnalis magang yang mengalami kecelakaan hingga mati otak. Meski kondisi Rehan memburuk, jantungnya masih berfungsi dan ditawarkan untuk transplantasi, namun orangtuanya menolak.
Film ini juga menggambarkan proses pengangkutan jantung jarak jauh dari Mumbai ke Pune. Tim medis menghadapi berbagai kendala, termasuk tidak tersedianya penerbangan helikopter karena cuaca buruk, sehingga organ harus dibawa melalui jalur darat dengan waktu yang terus menipis.
2. Madaari (2016)
Disutradarai Nishikant Kamat, Madaari adalah thriller sosial yang dibintangi Irrfan Khan, Vishesh Bansal, Jimmy Shergill, Tushar Dalvi, dan Nitesh Pandey. Film ini berkisah tentang penculikan Rohan (Vishesh Bansal), putra seorang menteri dalam negeri, oleh Nirmal (Irrfan Khan).
Nirmal melakukan aksi tersebut setelah kehilangan putranya akibat runtuhnya jembatan yang dibangun secara korupsi. Ia menuntut keadilan kepada para pejabat atas kematian anaknya. Selain menyoroti dampak korupsi, film ini turut menampilkan ketimpangan sosial yang berkaitan dengan fasilitas kesehatan, akses obat, sistem medis, dan regulasi kesehatan yang dinilai tidak merata.
3. Gabbar Is Back (2015)
Film aksi-thriller ini disutradarai Krish dan dibintangi Akshay Kumar, Shruti Haasan, serta Kareena Kapoor. Cerita berfokus pada Aditya (Akshay Kumar), seorang profesor di National College, yang membuat obat-obatan palsu bersama kelompoknya sebagai bentuk protes terhadap korupsi di bidang kesehatan.
Aksi tersebut memicu kesadaran publik mengenai bahaya obat ilegal. Namun, langkah Aditya ditentang oleh Digvijay (Suman Talwar) yang digambarkan sebagai pelaku korupsi. Konflik memuncak ketika Aditya menculik dan membunuh Digvijay. Pada akhirnya, Aditya menyerahkan diri dan divonis hukuman mati, sementara gerakannya disebut berdampak pada dorongan masyarakat untuk melawan korupsi.
4. Dabba Cartel (2025)
Dabba Cartel adalah serial drama kriminal yang rilis pada 2025, disutradarai Hitesh Bhatia dan dibintangi Shabana Azmi, Jyothika, Shalini Pandey, serta Bhupendra Jadawat.
Kisahnya mengikuti lima perempuan kelas menengah yang tinggal di Thane, pinggiran Mumbai. Mereka bekerja dalam layanan dabbawala, pengantaran kotak makan siang tradisional. Di balik pekerjaan itu, mereka terlibat dalam skandal di perusahaan farmasi besar, termasuk investigasi obat ilegal dan intrik korporat di industri obat.
5. Doctor G (2022)
Film komedi-drama medis ini disutradarai Anubhuti Kashyap dan dibintangi Ayushmann Khurrana, Rakul Preet Singh, serta Shefali Shah. Dalam ceritanya, seorang dokter terkemuka bernama Indraneil Sengupta (Ashok) digambarkan melakukan praktik medis berbahaya.
Ia disebut menghamili seorang perempuan bernama Kavya (Ayesha Kaduskar) dan melakukan tindakan aborsi. Kavya juga hampir kehilangan nyawanya setelah menerima suntikan dari klinik swasta ilegal milik Ashok, yang diduga menggunakan obat atau prosedur yang tidak sesuai standar medis.
Melalui konflik dan karakter yang dibangun, kelima judul ini menempatkan isu kesehatan dan farmasi sebagai elemen penting cerita—mulai dari tantangan medis di lapangan, dampak korupsi, hingga persoalan obat ilegal dan praktik klinik yang menyimpang.

