Latihan intensif komunitas seni teater Ruang Kreatif Halaman Budaya di Kampung Lame, Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, sempat mengagetkan warga sekitar. Suara lantang yang terdengar dari lokasi latihan itu merupakan bagian dari persiapan mereka untuk tampil di Lanjong Art Festival 2025.
Festival seni yang disebut bertaraf nasional dan internasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2025 di Tenggarong, Kalimantan Timur. Mengusung tema “Habis Barat Terbitlah Timur”, ajang ini direncanakan mempertemukan pelaku seni dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.
Dalam festival itu, Ruang Kreatif Halaman Budaya akan mementaskan naskah berjudul Anak Panggung di Negeri Panggung karya Ab Asmarandana. Pertunjukan ini mengangkat kisah para aktor teater di Indonesia yang kerap berada di persimpangan antara idealisme berkesenian dan realitas sosial yang membelenggu.
Pementasan tersebut akan diperankan oleh Nanda Maulana dan Ruli Akmal, dengan arahan sutradara RA Yopi Hendrawan. Musik digarap oleh Abdurrozaq, sementara produser pertunjukan adalah Lita Paramitha.
RA Yopi Hendrawan menyampaikan proses penciptaan naskah lahir dari refleksi atas kondisi sosial yang dialami para seniman. “Proses garapan dimulai dari laku renung, menempatkan diri kami sebagai objek sekaligus subjek. Tubuh, rasa, dan pikiran kami menjadi media,” ujar Yopi.
Menurutnya, tujuan utama garapan bukan semata menghasilkan bentuk pertunjukan, melainkan menyampaikan pesan melalui gaya ungkap yang autentik. “Bentuk pertunjukan bukanlah tujuan utama. Justru, gaya penyampaian menjadi pekerjaan rumah yang harus ditemukan agar prosesnya terasa nikmat dan berkesan bagi penonton,” katanya.

