BERITA TERKINI
Kisah di Balik Sampul Ikonik Album “Nevermind” Nirvana

Kisah di Balik Sampul Ikonik Album “Nevermind” Nirvana

Album Nevermind milik Nirvana yang dirilis pada 1991 tak hanya dikenang lewat deretan lagu ikoniknya, tetapi juga melalui sampulnya yang melekat kuat di ingatan publik. Gambar seorang bayi telanjang yang berenang mengejar uang dolar yang tergantung di kail pancing telah menjadi salah satu visual paling mudah dikenali dalam sejarah musik modern.

Menurut informasi yang dikutip dari Far Out Magazine, gagasan sampul tersebut datang langsung dari vokalis Nirvana, Kurt Cobain. Ide itu muncul setelah Cobain menonton tayangan dokumenter tentang proses kelahiran di air (water birth). Ia kemudian membicarakan konsep tersebut dengan direktur seni label Geffen, Robert Fisher.

Pada tahap awal, pihak label sempat mempertimbangkan penggunaan cuplikan stok kelahiran bawah air. Namun rencana itu dibatalkan dan diganti dengan konsep bayi berenang—opsi yang dinilai lebih memungkinkan untuk diwujudkan.

Bayi yang tampil di sampul Nevermind adalah Spencer Elden, yang saat pemotretan masih berusia beberapa bulan. Foto itu diambil fotografer Kirk Weddle di sebuah kolam renang lokal. Keluarga Elden disebut menerima bayaran sekitar 200 dolar AS untuk sesi tersebut.

Di balik proses kreatifnya, sampul ini juga sempat memunculkan keberatan dari label rekaman karena menampilkan foto bayi telanjang secara utuh. Namun Nirvana bersikeras mempertahankan konsep tersebut sesuai visi artistik mereka.

Masih menurut Far Out Magazine, Cobain sempat menyetujui opsi menutup bagian sensitif pada foto, tetapi dengan syarat harus disertai stiker berisi sindiran bagi pihak yang merasa terganggu. Sikap band yang mempertahankan gagasan itu kerap dipandang sebagai cerminan karakter Nirvana yang tidak ingin mengorbankan visi seni demi kepentingan komersial.

Produser album, Butch Vig, juga menyebut tidak ada yang menyangka Nevermind akan meledak menjadi fenomena global. Dalam wawancaranya yang dikutip Far Out, Vig menggambarkan album tersebut sebagai rekaman spesial yang pada akhirnya menjadi “revolusi” dalam musik dan mengubah hidup banyak orang yang terlibat di dalamnya.

Sementara itu, Spencer Elden tumbuh dengan perasaan campur aduk terkait keterlibatannya dalam sejarah album tersebut. Dalam wawancara dengan majalah TIME yang dikutip Far Out Magazine, ia mengaku merasa bangga sekaligus canggung karena dikenal jutaan orang lewat foto itu. Elden juga disebut membuat tato bertuliskan Nevermind di dadanya sebagai bentuk penerimaan atas bagian hidupnya tersebut.

Kisah Elden turut memperlihatkan sisi lain dari ketenaran yang datang tanpa pilihan. Ia menjadi bagian dari salah satu album paling monumental sepanjang masa tanpa pernah benar-benar memintanya. Adapun bagi dunia musik, sampul Nevermind kerap dianggap sebagai gambaran visual yang menyindir dorongan manusia sejak lahir untuk mengejar uang dan materialisme—tema yang sejalan dengan kritik sosial yang sering muncul dalam karya-karya Nirvana. Lebih dari tiga dekade setelah dirilis, sampul album ini tetap bertahan sebagai salah satu gambar paling ikonik dalam sejarah musik modern.