BERITA TERKINI
Kelas Musik Melody Dorong Murid Belajar Piano Lewat Panggung dan Raih Prestasi di Berbagai Kompetisi

Kelas Musik Melody Dorong Murid Belajar Piano Lewat Panggung dan Raih Prestasi di Berbagai Kompetisi

Musik, khususnya piano klasik, dikenal menuntut disiplin tinggi dan pendalaman emosi. Tantangan ini tidak selalu mudah bagi anak-anak. Di Kelas Musik Melody, para pengajar memilih pendekatan yang lebih interaktif dengan mendorong murid tampil dalam pertunjukan langsung, alih-alih menekankan aturan yang kaku, agar anak dapat menyerap musik secara lebih alami.

Pengajar kelas piano Melody, Nguyen Quoc Binh dari Universitas An Giang, memimpin kelas tersebut sejak 2018. Ia menilai proses belajar perlu disertai penerapan praktis. Menurutnya, membawa murid ke panggung membuat mereka lebih percaya diri dan semakin mencintai piano. “Saya menyadari bahwa pengajaran harus disertai dengan penerapan praktis,” ujarnya.

Melody juga mengembangkan lingkungan belajar yang menekankan bahwa siapa pun bisa bermain. Pendekatan ini disebut membantu murid membangun kekuatan batin, sehingga latihan yang berat di atas tuts piano dapat dijalani sebagai proses kemajuan harian yang lebih menyenangkan. Meski berada di provinsi yang disebut terpencil, kelas ini menilai kualitas pelatihan dapat tetap terjaga melalui investasi dan pembinaan yang tepat.

Dalam beberapa tahun terakhir, murid-murid Melody mengikuti berbagai kompetisi dari tingkat sekolah dan provinsi hingga nasional, serta mulai menapaki panggung internasional. Pada 2025, Nguyen Dinh Bao Khanh meraih medali perak di Kompetisi Piano Internasional di Hong Kong, serta medali perunggu di Kompetisi dan Festival Piano Internasional Vietnam – Edisi Frederic Chopin 2025.

Pada Musim ke-2 Festival Bakat Piano Nasional, Kelas Musik Melody meraih empat medali. Di ajang Vietnam's Piano Got Talent 2025, para murid kembali mencatat hasil berupa satu medali emas, dua medali perak, dan lima medali perunggu.

Prestasi internasional juga diraih pada Kompetisi Piano Carl Bechstein Vietnam – Thailand 2026. Nguyen Ho Quoc Anh (kelas 2) dan Giang Phuc Thuan (TK) meraih piala perak, sementara Le Bao Anh (kelas 2) meraih piala perunggu.

Di Festival Piano Nasional ke-3, murid dari sekolah musik Melody Long Xuyen kembali mencatat hasil dengan perolehan empat medali emas, tujuh medali perunggu, dan empat medali perunggu. Capaian tersebut disebut menambah kepercayaan diri Melody untuk bersaing dengan pusat pelatihan profesional di kota-kota besar seperti Hanoi dan Ho Chi Minh City.

Dalam kompetisi yang sama, sejumlah murid usia dini juga menonjol. Tran Nguyen Binh Giang dari kelas prasekolah meraih medali perak, sementara Giang Phuc Thuan dari kelas TK membawa pulang medali emas.

Di balik capaian kompetisi, Melody menekankan peran musik sebagai sarana pembentukan karakter. On Bao Ngoc (kelas 8, SMA Nguyen Trai), peraih medali emas, mengatakan ia berusaha mengatasi kecemasan saat tampil di panggung besar dengan meyakinkan diri bahwa latihan yang dijalani harus dibuktikan lewat penampilan terbaik. Ia menilai proses menaklukkan karya sulit menumbuhkan rasa tanggung jawab dan disiplin.

Pengalaman serupa disampaikan Huynh Ngoc Kim Thu (kelas 8, SMA Nguyen Trai). Ia mengaku perlahan menjadi lebih percaya diri setelah mengikuti kompetisi dari tingkat sekolah, provinsi, hingga nasional. Kim Thu menyebut dukungan keluarga dan guru membantunya meraih hasil tinggi, sekaligus memperkuat ketangguhan dalam kehidupan sehari-hari.

Orang tua Bao Ngoc, Nguyen Thi Kim Dung, mengatakan awalnya putrinya belajar musik untuk hiburan. Namun, setelah melihat keseriusan dan perubahan positif selama ujian, ia memutuskan mendukung putrinya menekuni jalur yang lebih profesional. “Saya tidak terlalu menekankan pada prestasi, tetapi saya melihat bahwa musik membantu mempererat hubungan keluarga dan membantu putri saya mengembangkan jiwa yang indah,” katanya.

Melody menilai proses pendidikan musik tidak berhenti pada pengajaran teknis, melainkan juga pendampingan emosional agar murid dapat mendalami musik. Pengalaman para guru dan murid di kelas ini digambarkan sebagai upaya membuktikan bahwa ketika musik diajarkan dengan dedikasi, tuts piano tidak hanya menghasilkan melodi, tetapi juga memupuk mimpi dan karakter.

Ke depan, Melody menyatakan kesiapan untuk kembali mengikuti sejumlah agenda kompetisi pada 2026, di antaranya Vietnam's Piano Got Talent 2026 di Nha Trang, Festival Piano Nasional 2026 bertema “Suara Piano Hutan Agung” di Dak Lak, serta Festival Musik Yoshine 2026.