BERITA TERKINI
International Jazz Day Diperingati Tiap 30 April, UNESCO Tetapkan Chicago sebagai Tuan Rumah 2026

International Jazz Day Diperingati Tiap 30 April, UNESCO Tetapkan Chicago sebagai Tuan Rumah 2026

International Jazz Day atau Hari Jazz Internasional diperingati setiap 30 April sebagai agenda budaya internasional untuk mengapresiasi jazz sebagai bahasa universal yang mampu menjembatani perbedaan. Peringatan ini menegaskan peran musik dalam mendorong dialog antarbudaya dan memperkuat nilai persatuan.

Hari Jazz Internasional ditetapkan UNESCO pada 2011 atas inisiatif musisi jazz Herbie Hancock, yang saat itu menjabat sebagai UNESCO Goodwill Ambassador for Intercultural Dialogue. Gagasan tersebut muncul untuk menegaskan kontribusi jazz dalam mendorong kebebasan berekspresi serta pesan perdamaian.

Sejak pertama kali diperingati pada 2012, perayaan ini berkembang menjadi kegiatan global yang melibatkan berbagai negara. Beragam agenda seperti konser, festival musik, dan program edukasi seni digelar untuk memperkenalkan jazz kepada masyarakat luas sekaligus mengapresiasi kontribusinya dalam dunia musik.

Pada Konser Global All-Star 2025 di Abu Dhabi, pejabat UNESCO mengumumkan bahwa Chicago, Amerika Serikat—kota kelahiran Herbie Hancock—akan menjadi tuan rumah perayaan Hari Jazz Internasional ke-15 pada 2026.

Chicago dikenal sebagai salah satu pusat penting perkembangan jazz selama lebih dari seabad. Sejak awal 1920-an, musisi jazz disebut berlayar menyusuri Sungai Mississippi dari New Orleans dan menemukan Chicago sebagai ruang kreativitas. Sejumlah legenda seperti Louis Armstrong, King Oliver, dan Jelly Roll Morton tercatat mengukir nama di kota itu, sekaligus mengembangkan “gaya Chicago” dalam jazz.

Gaya tersebut menonjolkan solo, improvisasi, aransemen big band, serta karakter suara yang lebih cepat dan berirama, dengan instrumen seperti saksofon berada di garis depan. Hingga kini, Chicago terus merawat warisan itu melalui Festival Jazz Chicago dan sejumlah tempat ikonik seperti Green Mill serta Jazz Showcase yang didirikan 75 tahun lalu.

Untuk peringatan 2026, Chicago juga dijadwalkan menggelar rangkaian konser, inisiatif pendidikan, diskusi, dan berbagai acara bagi penonton dari segala usia. Penyelenggaraan disebut akan melibatkan kerja sama dengan Chicago Jazz Alliance, Ravinia Festival, Kota Chicago, Dewan Kesenian Illinois, Negara Bagian Illinois, dan pihak lainnya.

Makna peringatan Hari Jazz Internasional tidak hanya terkait seni musik, tetapi juga mencerminkan nilai persatuan dan keberagaman. Jazz yang lahir dari perpaduan berbagai budaya kerap dipandang sebagai simbol kebebasan, kreativitas, dan toleransi antarbangsa.

Melalui Hari Jazz Internasional, masyarakat dunia diajak terus menghargai musik sebagai sarana pemersatu. Alunan jazz diharapkan dapat menyampaikan pesan perdamaian dan persaudaraan melampaui batas bahasa maupun negara, menjadikan musik sebagai jembatan kemanusiaan yang universal.