BERITA TERKINI
Greater Des Moines Partnership Rilis Agenda Kebijakan Federal 2026, Fokus pada Transportasi, Perizinan, Tenaga Kerja, dan Perumahan

Greater Des Moines Partnership Rilis Agenda Kebijakan Federal 2026, Fokus pada Transportasi, Perizinan, Tenaga Kerja, dan Perumahan

GREATER DES MOINES, Iowa — Greater Des Moines Partnership merilis Agenda Kebijakan Federal 2026 yang memuat prioritas utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pengembangan talenta, serta daya saing nasional di kawasan Greater Des Moines dan negara bagian Iowa.

Agenda tersebut disusun oleh Government Policy Council milik organisasi itu—yang mewakili lebih dari 7.200 anggota Regional Chamber serta lebih dari 400 investor—dan telah disetujui Dewan Direksi. Dokumen ini disebut mencerminkan pendekatan regional yang selaras, dengan menyatukan pemimpin bisnis dan komunitas untuk mengadvokasi prioritas bersama demi pertumbuhan jangka panjang.

Di tengah persaingan nasional untuk menarik talenta dan investasi, agenda ini menempatkan penguatan infrastruktur, dukungan pengembangan tenaga kerja, serta perluasan peluang perumahan sebagai fokus kebijakan.

Dalam agenda kebijakan federal 2026 tersebut, Greater Des Moines Partnership menyoroti empat prioritas utama:

Transportasi regional. Organisasi ini mendukung investasi pada proyek-proyek transportasi regional yang dinilai dapat memindahkan barang dan orang secara aman dan efisien, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mendukung penciptaan lapangan kerja. Beberapa proyek yang disebut antara lain Des Moines Airport Terminal Project, penetapan Highway 5/65 sebagai jalan antarnegara bagian, serta perluasan Ankeny Regional Airport.

Reformasi perizinan. Partnership juga mendorong modernisasi dan perbaikan proses perizinan nasional untuk mempercepat proyek infrastruktur yang dinilai krusial sekaligus mempromosikan pertumbuhan ekonomi.

Pendanaan dan program tenaga kerja. Organisasi ini menilai kekuatan tenaga kerja berdampak pada setiap industri dan wilayah di Iowa. Karena itu, agenda mendukung investasi pada tenaga kerja melalui perluasan program magang, akses penitipan anak, serta insentif bagi pemberi kerja untuk mendorong pelatihan dan peningkatan keterampilan guna membantu mempertahankan karyawan.

Perumahan. Partnership mendukung perluasan pilihan hunian melalui pendanaan dan kebijakan yang mendorong komunitas serta pemberi kerja untuk berinvestasi pada perumahan baru maupun yang sudah ada.

Selain empat poin tersebut, agenda juga memuat prioritas tambahan yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi, energi, infrastruktur, imigrasi, layanan kesehatan, pendidikan, dan pengembangan komunitas, yang disebut mencerminkan luasnya lanskap kebijakan yang mendukung keberhasilan bisnis dan kualitas hidup di Greater Des Moines.

Ketua Government Policy Council, David Stark—yang juga Chief of Government Affairs and Philanthropy di UnityPoint Health—menyatakan agenda ini disusun berdasarkan masukan investor dan anggota kamar dagang regional di Greater Des Moines, serta kebutuhan kebijakan untuk menjaga pertumbuhan dan daya saing. Ia menilai penyelarasan pada prioritas bersama akan membuat advokasi lebih efektif untuk mendorong investasi yang memperkuat tenaga kerja, infrastruktur, dan ekonomi.

Sementara itu, Director of Government Relations and Public Policy di The Partnership, Laura Book, mengatakan agenda tersebut menjadi kerangka yang jelas untuk berinteraksi dengan mitra federal dan memajukan kebijakan yang sejalan dengan pertumbuhan jangka panjang wilayah. Ia menambahkan, kolaborasi berkelanjutan dengan pemimpin sektor publik, swasta, dan nirlaba memungkinkan organisasi mengajukan prioritas yang mendukung bisnis, komunitas, dan peluang masa depan di Greater Des Moines.

Menurut keterangan organisasi, tim Greater Des Moines Partnership bekerja sepanjang tahun untuk menghubungkan para pemimpin regional dengan para pembuat kebijakan dan memajukan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi, kemajuan bisnis, serta pengembangan talenta.

Agenda ini akan dibawa dalam agenda tahunan kunjungan advokasi ke Washington, D.C. (DMDC) pada 3–5 Juni, ketika pemimpin bisnis dan komunitas regional dijadwalkan bertemu langsung dengan delegasi kongres Iowa serta pejabat federal untuk memperjuangkan prioritas tersebut dan memperkuat hubungan yang disebut penting bagi pertumbuhan jangka panjang.