BERITA TERKINI
Ganesha Business Festival 2026 di Bandung Pamerkan Puluhan Karya Mahasiswa dan Hadirkan Panggung Musik

Ganesha Business Festival 2026 di Bandung Pamerkan Puluhan Karya Mahasiswa dan Hadirkan Panggung Musik

BANDUNG — Kreativitas mahasiswa kembali mendapat ruang untuk bertemu publik melalui Ganesha Business Festival (GBF) 2026. Festival yang digelar oleh mahasiswa Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) ini berlangsung di Summarecon Mall Bandung pada 30 Mei 2026.

GBF 2026 menjadi puncak rangkaian kegiatan yang telah berjalan sejak Januari. Mengusung tema “Human Edge: The Power Beyond Technology”, acara ini menampilkan beragam karya, inovasi, dan hasil riset mahasiswa yang menekankan peran kreativitas serta pemikiran manusia di tengah perkembangan teknologi.

Selain sebagai ajang pameran, GBF 2026 juga dirancang sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan mahasiswa dengan masyarakat luas. Pengunjung dapat melihat karya secara langsung, berinteraksi dengan para pembuatnya, serta memberikan masukan terkait produk dan ide yang dipamerkan.

Tahun ini, area pameran diisi lebih dari 50 booth. Sekitar 40 booth di antaranya menampilkan karya dan produk mahasiswa SBM ITB dari berbagai tingkat. Ragam inovasi yang ditampilkan mencakup makanan dan minuman, fesyen, aksesori, perangkat teknologi, hingga layanan kreatif lainnya.

Pengunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas interaktif di sejumlah booth, sehingga pengalaman menjelajahi pameran dibuat lebih dekat dengan generasi muda.

Di luar pameran, GBF 2026 menghadirkan program edukatif dan inspiratif. Salah satunya talkshow bersama Ahmad Dekatama yang dikenal sebagai Pasming Based. Tersedia pula sesi literasi keuangan yang membahas wawasan terkait pengelolaan finansial.

Festival tahun ini turut dimeriahkan penampilan musik yang untuk pertama kalinya menjadi bagian dari rangkaian GBF. Grup musik New Pusat Dunia (NPD) tampil dan menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung. Acara kemudian ditutup oleh penampilan Svara Virya, grup musik mahasiswa SBM ITB.

Sepanjang pelaksanaan, GBF 2026 tercatat menarik lebih dari 10.000 pengunjung. Antusiasme tersebut mencerminkan minat masyarakat terhadap karya, inovasi, dan kreativitas yang lahir dari kalangan anak muda.

Project Officer GBF 2026, Naura Tsabita Wibowo, mengatakan festival ini ingin menegaskan bahwa teknologi bukan pengganti manusia. “GBF 2026 tahun ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyaksikan secara langsung bahwa teknologi bukanlah pengganti manusia, melainkan alat yang harus dipimpin oleh kreativitas, empati, dan pemikiran manusia itu sendiri. Melalui karya bisnis, riset, talkshow, dan berbagai performance yang ditampilkan, kami ingin menunjukkan bahwa human edge akan selalu relevan dan tetap menjadi kekuatan utama di era perkembangan teknologi saat ini,” ujarnya.

Melalui GBF 2026, mahasiswa mendapat kesempatan memperkenalkan karya kepada publik sekaligus belajar membangun komunikasi, kolaborasi, dan memahami kebutuhan masyarakat secara langsung. Di sisi lain, pengunjung dapat mengenal berbagai ide segar dari generasi muda serta memperoleh inspirasi dari rangkaian kegiatan yang diselenggarakan.

Ke depan, Ganesha Business Festival diharapkan terus menjadi ruang bagi anak muda untuk berekspresi, berkolaborasi, dan menghadirkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat luas.