BERITA TERKINI
FLS3N Kabupaten Sukabumi Jadi Ajang Apresiasi Seni dan Sastra Pelajar

FLS3N Kabupaten Sukabumi Jadi Ajang Apresiasi Seni dan Sastra Pelajar

Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Kabupaten Sukabumi 2025 digelar sebagai wadah apresiasi sekaligus pengembangan potensi seni, sastra, dan budaya di kalangan pelajar. Kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat pendidikan karakter melalui proses berkarya dan berkompetisi secara sehat.

Bagi peserta didik, FLS3N dinilai bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan artistik dan sastra, menumbuhkan rasa percaya diri, serta melatih kemampuan tampil di depan umum. Ajang ini juga mendorong tumbuhnya semangat kompetitif yang sportif.

Sementara bagi guru, kegiatan tersebut menjadi sarana aktualisasi kemampuan dalam membina peserta didik di bidang seni dan budaya. Peran guru pembina juga dinilai penting dalam mendukung pembentukan karakter serta kreativitas siswa.

Dari sisi sekolah, FLS3N dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan profil sekolah dalam pembinaan prestasi non-akademik. Selain itu, kegiatan ini turut mendorong pengembangan ekosistem sekolah yang mendukung pendidikan berbasis seni.

Bagi pemerintah, FLS3N menjadi bagian dari pemetaan potensi daerah di bidang seni, sastra, dan budaya. Kegiatan ini juga mendukung kebijakan pendidikan karakter serta pelestarian budaya melalui seni.

Pelaksanaan FLS3N berlangsung dalam suasana penuh semangat dan sportivitas. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga dimaknai sebagai sarana silaturahmi antar pelajar dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi. Para peserta tampak antusias menampilkan karya terbaik, didukung pendamping dan guru pembina yang turut menciptakan atmosfer kolaboratif dan inspiratif.

Di akhir kegiatan, panitia akan memilih juara I pada setiap cabang lomba untuk mewakili Kabupaten Sukabumi pada FLS2N tingkat Provinsi Jawa Barat. Diharapkan delegasi dari Kabupaten Sukabumi dapat melaju hingga tingkat nasional dan membawa nama baik daerah.

FLS3N Kabupaten Sukabumi 2025 tidak hanya menitikberatkan pada hasil perlombaan, tetapi juga pada nilai kebersamaan yang lahir dari seni, sastra, dan budaya dalam semangat berkarya.