BERITA TERKINI
FLS3N 2025 Tingkat SMP di Denpasar Digelar, Jadi Wadah Ekspresi Seni dan Sastra Pelajar

FLS3N 2025 Tingkat SMP di Denpasar Digelar, Jadi Wadah Ekspresi Seni dan Sastra Pelajar

Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2025 tingkat SMP se-Kota Denpasar resmi digelar Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar pada Senin (23/6/2025). Berlangsung di Aula SMPN 12 Denpasar, kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa-siswi bertalenta untuk mengekspresikan kreativitas serta kecintaan pada seni dan sastra.

Pembukaan FLS3N dilakukan oleh Sekretaris Disdikpora Kota Denpasar, I Ketut Dirga. Dalam sambutannya, Dirga menyampaikan bahwa FLS3N merupakan program rutin Kementerian Pendidikan yang pelaksanaannya kini diserahkan kepada Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI). Ajang ini ditujukan untuk menggali dan membina talenta seni peserta didik sejak dini melalui tahapan seleksi dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.

“Kegiatan ini adalah wahana aktualisasi diri bagi peserta didik untuk unjuk prestasi, menemukan anak-anak berbakat, dan memberikan tantangan dalam berkarya serta berekspresi,” kata Dirga.

Ia menambahkan, FLS3N menjadi bagian dari proses pembinaan talenta berkelanjutan yang sejalan dengan misi pembentukan Profil Pelajar Pancasila, serta mendukung program Merdeka Belajar dan Merdeka Berprestasi.

“Semoga FLS3N ini dapat menjadi wadah kreatif untuk membangun karakter siswa melalui seni yang berlandaskan nilai budi pekerti, budaya bangsa, dan semangat sportivitas,” ujarnya.

Dirga juga mengajak seluruh kepala sekolah, baik negeri maupun swasta, untuk terus memberi ruang dan dukungan agar peserta didik dapat berpartisipasi aktif dalam ajang serupa pada masa mendatang. Menurutnya, kemenangan bukan satu-satunya tujuan dalam kompetisi.

“Menang bukanlah tujuan akhir. Proses, semangat berkarya, dan menjalin persahabatan lintas sekolah itulah yang lebih bermakna,” tutur Dirga.

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Putu Gede Astara, menjelaskan bahwa FLS3N 2025 mempertandingkan delapan cabang seni. Cabang tersebut meliputi tari kreasi, menyanyi solo, ilustrasi, pantomim, ansambel campuran tiga alat musik, kreativitas musik tradisional, menulis cerita, dan mendongeng.

Agung Astara menyebut FLS3N tahun ini mengusung tema “Ekspresi Seni, Inspirasi Negeri”. Tema tersebut, kata dia, mencerminkan semangat kebebasan berekspresi, apresiasi terhadap keberagaman budaya, serta peran seni dalam membentuk karakter dan jati diri bangsa.

Dengan rangkaian lomba tersebut, FLS3N 2025 diharapkan menjadi ajang penting bagi pengembangan minat, bakat, dan karakter peserta didik di Kota Denpasar, sekaligus memberi panggung bagi mereka untuk tampil dan menginspirasi sesama.