Jakarta — Memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah berdampak hingga ke industri hiburan di Indonesia. Konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran beserta sekutunya disebut turut memengaruhi jadwal tur sejumlah musisi mancanegara, termasuk rencana penampilan di festival musik di Jakarta.
Ketegangan meningkat setelah Iran memperketat jalur energi strategis di Selat Hormuz. Berdasarkan laporan Metrotvnews.com pada 27 Maret 2026, Iran menegaskan hanya kapal yang tidak terafiliasi dengan Amerika Serikat dan Israel yang diperbolehkan melintas. Kondisi ini kemudian merembet pada ketidakpastian jalur dan situasi keamanan yang berpengaruh terhadap perencanaan perjalanan lintas negara.
Promotor Ravel Entertainment menyatakan bahwa eskalasi tersebut berdampak langsung pada Hammersonic Festival, festival musik metal yang digelar di Indonesia. CEO Ravel Entertainment, Ravel Junardy, mengatakan sejumlah band mancanegara yang semula dijadwalkan tampil di Jakarta terpaksa membatalkan rencana karena faktor keamanan dan ketidakpastian jalur penerbangan.
“Kejadian geopolitik ini memang menghambat Hammersonic secara langsung, karena kan langsung ber-impact,” ujar Ravel Junardy usai jumpa pers konser Avenged Sevenfold di kawasan Jakarta Selatan, Selasa, 31 Maret 2026.
Ravel menjelaskan, pengelolaan festival internasional dengan puluhan penampil memiliki tingkat kerumitan tinggi, terlebih ketika terjadi krisis global yang memengaruhi mobilitas. Menurut dia, perubahan situasi di Timur Tengah membuat pihaknya harus menata ulang rute perjalanan para artis.
“Beresin Festival tuh memang paling ribet. Apalagi festival internasional kayak Hammersonic yang artis-artis internasionalnya harus ada 40 atau 50 penampil. Jadi ya kita routing ulang, karena kejadian yang terjadi di Timur Tengah. Kita harus routing mana yang bisa mana yang nggak,” kata Ravel.
Meski demikian, promotor memastikan penyusunan daftar penampil tetap berjalan. Saat ini, sekitar 31 band disebut masih dalam proses pematangan jadwal, meski terdapat perubahan dari rencana awal akibat pergantian band.
“31 artis di luar dari ada yang udah keluar dan masuk. Jadi ada beberapa pergantian, kayak substitution pergantian pemain. Pergantian band, keluar masuk. Tapi ya nggak kalah bagus,” tuturnya.
Pihak promotor juga menegaskan Hammersonic Festival 2026 bertajuk “Decade of Dominion” tetap akan berlangsung sesuai rencana. Ravel menyebut tim produksi sedang bekerja untuk memastikan kesiapan panggung serta mengatur ulang kebutuhan teknis dan keberangkatan para artis.
“Hammersonic udah pasti bakal jalan. Kita udah prepare juga secara production. Kita lagi nge-routing semua artis-artisnya. Yang pasti saya nggak pernah lupain. Kita mau kasih yang terbaik buat Hammersonic,” ucap Ravel.

