DJ Lenny Pearce menarik perhatian publik setelah mengubah lagu anak-anak menjadi musik dance berenergi tinggi dengan sentuhan EDM. Konsep yang ia sebut “toddler techno” itu viral di media sosial dan kini membawanya ke kerja sama baru dengan The Walt Disney Company.
Disney resmi menggandeng Pearce melalui sebuah development deal untuk mengembangkan konsep tersebut ke skala yang lebih besar. Kesepakatan ini membuka peluang bagi “toddler techno” untuk hadir dalam berbagai format konten di Disney+.
Perjalanan Pearce bermula dari eksperimen sederhana: membuat remix lagu anak-anak dengan irama techno yang fun dan catchy. Konten yang awalnya dibuat untuk hiburan itu kemudian mendapat respons besar, dengan video yang ditonton jutaan kali dan dibagikan oleh beragam kalangan, mulai dari orang tua muda hingga Gen Z.
Daya tarik “toddler techno” terletak pada pertemuan dua dunia yang jarang bersinggungan, yakni musik anak-anak dan electronic dance music. Lagu yang familiar dikemas ulang dengan beat dan drop ala festival EDM, menghasilkan pengalaman yang playful sekaligus energik, serta dapat dinikmati lintas generasi.
Melalui kerja sama dengan Disney+, konsep tersebut disebut akan dikembangkan menjadi berbagai bentuk konten, termasuk musik, storytelling, hingga konten keluarga. Pengembangan ini akan dilakukan dalam format yang lebih terstruktur dengan standar produksi Disney.
Fenomena Pearce juga memperlihatkan bagaimana ide yang lahir dari platform digital dapat berkembang menjadi proyek industri berskala global. Dari konten media sosial yang bersifat eksperimental, “toddler techno” kini memasuki tahap pengembangan yang lebih serius di bawah salah satu perusahaan hiburan terbesar dunia.
Ke depan, pendekatan seperti “toddler techno” dinilai berpotensi menghadirkan konten keluarga yang lebih relevan dengan generasi sekarang—lebih interaktif, energik, dan dapat dinikmati bersama. Dengan dukungan Disney, konsep ini juga membuka kemungkinan munculnya tren baru dalam musik anak.