Grup K-pop CORTIS merilis EP kedua mereka berjudul GREENGREEN dengan pendekatan yang menempatkan identitas bukan sebagai sesuatu yang tetap, melainkan sebagai materi yang terus diuji dan dibentuk. Proyek ini memuat enam lagu dan menawarkan arah kreatif yang berbeda dalam membaca perkembangan musikal mereka.
Menurut laporan Billboard, GREENGREEN dirilis pada 4 Mei, sekitar sembilan bulan setelah debut CORTIS melalui EP COLOR OUTSIDE THE LINES, yang sempat menempati posisi ke-15 di Billboard 200.
CORTIS beranggotakan MARTIN, JAMES, JUHOON, SEONGHYEON, dan KEONHO. Sejak debut, mereka disebut terus menunjukkan perkembangan melalui berbagai penghargaan pendatang baru, penampilan utama pada pembukaan NBA Crossover Concert Series, serta rencana tampil di Lollapalooza pada Agustus sebagai satu-satunya boy group K-pop dalam daftar penampil.
Meski demikian, kekuatan utama GREENGREEN disebut terletak pada proses internal yang mereka jalani. Keterlibatan para anggota dalam penulisan lagu menjadi salah satu kunci. MARTIN tercatat sebagai penulis di seluruh enam lagu, sementara kelima anggota turut berkontribusi bersama dalam sejumlah lagu, termasuk “REDRED”, “ACAI”, “YOUNGCREATORCREW”, dan “Wassup”.
Di sisi produksi, MARTIN juga berperan sebagai engineer rekaman di studio MARS milik grup, serta menjadi produser pada beberapa lagu. SEONGHYEON turut ambil bagian dalam produksi dan mengisi elemen synth pada lagu “ACAI”.
Pendekatan tersebut membuat proses kreatif CORTIS tampil bukan sekadar konsep, melainkan metode kerja yang nyata. Rutinitas studio, pengalaman sehari-hari, semangat muda, hingga refleksi personal menjadi bahan dasar yang membentuk warna musik mereka. Hasil akhirnya digambarkan bukan sebagai pernyataan besar, melainkan potret dari proses yang sedang berjalan dan terus berkembang.