BERITA TERKINI
Burgerkill Hentak Panggung Hammersonic 2026, Penonton Sempat Dibatasi Petugas

Burgerkill Hentak Panggung Hammersonic 2026, Penonton Sempat Dibatasi Petugas

Band metal asal Bandung, Burgerkill, tampil menghentak di Hammersonic Festival 2026 pada Sabtu lewat panggung Magnumotion. Aksi panggung mereka memicu respons besar dari penonton, termasuk circle pit dan crowd surfing di area depan panggung.

Penampilan dibuka dengan lagu “Darah Hitam Kebencian” dari album Beyond Coma and Despair (2006). Di awal set, vokalis Burgerkill Vicky Mono yang sempat hiatus menyapa penonton sekaligus menyinggung isu pengembalian tiket yang sempat mencuat.

“Apa kabar semuanya? Gue enggak ke mana-mana, tenang. Gue kira enggak seramai ini, gue kira pada refund semua,” ujar Vicky dari atas panggung.

Energi penonton tetap terjaga saat Burgerkill membawakan “Under The Scars” dari album Venomous (2011) dan “Penjara Batin” dari album Killchestra (2020). Atmosfer agresif khas Burgerkill juga diperkuat lewat “Shadow of Sorrow” dari album Beyond Coma and Despair.

Salah satu momen yang menyita perhatian terjadi ketika band membawakan “Kontinum”, single terbaru yang dirilis pada 2026. Lagu itu sekaligus menandai kembalinya Vicky Mono ke atas panggung.

Menjelang akhir penampilan, Burgerkill memainkan “Air Mata dan Api” dari album Adamantine (2018). Pada lagu penutup “Atur Aku”, Vicky mengajak penonton membentuk wall of death yang langsung disambut antusias. Aksi berlanjut ketika vokalis melompat ke arah penonton dan disambut dengan crowd surfing.

Penampilan Burgerkill disebut menjadi salah satu titik energi tertinggi dalam rangkaian Hammersonic Festival 2026. Petugas sempat membatasi pergerakan penonton untuk masuk ke area panggung, namun interaksi intens antara band dan penonton tetap memperkuat atmosfer festival musik keras tersebut.

Hammersonic Festival 2026 merupakan festival musik rock dan metal terbesar di Asia Tenggara yang telah digelar sejak 2012. Tahun ini mengusung tema “Decade of Dominion” dan berpindah lokasi ke Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk, Tangerang, serta diwarnai penyesuaian line-up menyusul pembatalan sejumlah musisi internasional.