BERITA TERKINI
Bunga Reyza Perkenalkan Alter Ego Mingse untuk Eksplorasi Dangdut yang Lebih Berani

Bunga Reyza Perkenalkan Alter Ego Mingse untuk Eksplorasi Dangdut yang Lebih Berani

Penyanyi Bunga Reyza membuka babak baru dalam perjalanan karier musiknya dengan memperkenalkan alter ego bernama Mingse. Jika selama ini ia dikenal lewat lagu-lagu pop yang lembut dan penuh emosi, kini Bunga menghadirkan karakter baru dengan energi berbeda: lebih berani, centil, dan kental dengan nuansa dangdut.

Bagi Bunga, kehadiran Mingse bukan sekadar eksperimen sesaat. Ia menyebut langkah ini sebagai bagian dari pembuktian keseriusannya dalam berkarya sekaligus upaya mempertegas eksplorasi artistik di industri musik. “Kayak bahan pembuktian kalau memang aku secara menjalankan art itu into banget gitu. Jadi kalau misalkan memang Mingse ini, kita buat dia sedangdut secentil mungkin,” ujar Bunga Reyza, Selasa (5/5).

Lewat Mingse, Bunga memberi ruang bagi sisi dirinya yang lebih ekspresif dan playful. Meski demikian, ia menegaskan identitas utamanya sebagai Bunga Reyza tetap berjalan seperti sebelumnya, dengan lagu-lagu pop yang emosional dan sarat makna. “Sosok Bunga Reyza ini masih dengan jalannya yang biasanya nyanyi lagu pop dengan tulisan-tulisan yang dari hati, yang memang mendayu,” lanjutnya.

Gagasan menghadirkan dua persona ini bermula dari situasi yang tidak terduga. Bunga mengaku mendapat dua tawaran proyek musik dengan karakter yang sangat berbeda, namun keduanya sama-sama menarik baginya. “Awalnya adalah muncul dua tawaran dengan vibes yang sangat berbeda, tapi dua-duanya suka,” jelasnya.

Alih-alih memilih salah satu, ia memutuskan menjalankan keduanya dengan pendekatan yang berbeda. “Akhirnya di situ aku mikir kayak kenapa harus milih, kenapa gak dijalanin aja dua-duanya dengan persona yang berbeda,” tambahnya.

Perbedaan paling mencolok antara Mingse dan Bunga Reyza, menurutnya, terlihat dari karakter serta pembawaan di atas panggung. Mingse tampil lebih berani dan centil, sementara Bunga tetap hadir dengan gaya yang tenang dan emosional. “Mungkin secara attitude, ya, maksudnya kalau Bunga Reyza mungkin tidak secentil di Mingse,” ujarnya.

Bunga juga menilai perbedaan itu dipengaruhi jenis lagu yang dibawakan. Lagu-lagu pop miliknya cenderung lebih “adem” sehingga tidak terlalu memberi ruang untuk eksplorasi ekspresi panggung seperti yang ia lakukan lewat Mingse. “Karena memang dari segi pembawaan lagu juga, lagu-lagunya dari Bunga Reyza ini kurang bisa dieksplor untuk menjadi secentil itu, dia lebih ke adem,” tutupnya.

Dengan menjalankan dua persona sekaligus, Bunga Reyza memperluas ruang gerak musikalitasnya. Mingse menjadi wadah untuk eksplorasi dangdut yang lebih bebas, sementara Bunga Reyza tetap mempertahankan jalur pop emosional yang selama ini menjadi cirinya.