Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Gorontalo terus memprioritaskan agenda konsolidasi demokrasi yang dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan. Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, mengatakan konsolidasi demokrasi merupakan program rutin sekaligus prioritas lembaga.
Ia menilai konsolidasi demokrasi perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya memperkuat kualitas demokrasi dan integritas pemilu, baik pada masa tahapan pemilu maupun di luar tahapan. Sejumlah kegiatan yang masuk dalam agenda tersebut antara lain pendidikan pemilih, mendorong partisipasi aktif masyarakat, serta membangun dialog dengan berbagai pihak.
“Program-program penguatan, penataan dan sinergi untuk mewujudkan demokrasi substantif yang berintegritas ini harus terus selenggarakan,” kata Idris.
Idris berharap seluruh jajaran Bawaslu Gorontalo fokus menjalankan program prioritas tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa lembaga akan segera memasuki triwulan kedua tahun 2026, sehingga berbagai kegiatan yang telah disusun akan segera dilaksanakan, termasuk agenda konsolidasi demokrasi yang wajib berjalan sesuai ketentuan hukum.
“Mulai besok (Rabu) seluruh agenda prioritas mulai berjalan,” ujarnya.
Selain itu, Idris meminta setiap bagian mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan masing-masing serta melakukan evaluasi menyeluruh atas capaian triwulan pertama. Ia menekankan pentingnya publikasi dan pemberitaan sebagai bagian dari akuntabilitas kinerja lembaga.
“Berhubung sudah mau selesai triwulan satu maka kita harus melakukan evaluasi per triwulan. Maksimalkan juga terkait publikasi dan pemberitaan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan perlunya penyesuaian jam kerja setelah libur Lebaran. Jam masuk kerja dimajukan menjadi pukul 07.30 WITA dan sekaligus menjadi waktu pelaksanaan apel pagi.
“Sesuai instruksi, jam masuk kita dimulai pada pukul 07.30 WITA, untuk itu seluruh jajaran wajib mulai menyesuaikan,” kata Idris.
Idris menambahkan bahwa suasana bulan Syawal dapat dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan saling memaafkan. Ia mengajak seluruh jajaran saling memotivasi dalam menjalankan program prioritas pengawasan, termasuk yang dilakukan di luar masa tahapan pemilu.
“Kita saling bermaaf-maafan dan saling memotivasi kinerja dalam melaksanakan seluruh program prioritas pengawasan termasuk di luar masa tahapan pemilu. Prioritas konsolidasi demokrasi dan evaluasi kegiatan diharapkan tercapai sesuai perencanaan,” ujarnya.

