Grup rap legendaris asal Prancis, Assassin, mengumumkan rencana kembali ke panggung pada 2027 lewat album baru dan tur yang mencakup sekitar tiga puluh konser. Kabar tersebut disampaikan setelah grup yang dibentuk pada 1985 oleh Rockin’ Squat dan Solo—kemudian bergabung DJ Clyde dan Doctor L—menyusun jadwal penampilan di berbagai kota.
Dalam unggahan di Instagram, salah satu pendiri Assassin, Rockin’ Squat, menegaskan bahwa grupnya tetap setia pada identitas bermusik mereka. “Band ini tetap setia pada DNA militan dan kebebasan artistiknya. Perjalanan odyseus berjalan dan tidak ada yang menghentikannya,” tulisnya.
Wilayah Île-de-France akan menjadi titik awal tur Assassin. Mereka dijadwalkan tampil di Forum Vauréal, Val-d’Oise, pada Jumat, 5 Februari 2027. Setelah itu, Assassin kembali ke kawasan yang sama untuk konser di La Cigale, Paris (arrondissement ke-18), pada Sabtu, 13 Maret 2027.
Selain dua jadwal tersebut, Assassin juga akan melanjutkan tur ke sejumlah kota, termasuk Rennes, Orléans, Auxerre, Strasbourg, Metz, Angers, Nantes, Reims, Montpellier, Biarritz, dan Toulouse. Dalam pengumuman itu disebutkan pula bahwa tiket konser sudah dapat dibeli.
Assassin dikenal sebagai grup rap Prancis pertama yang meraih gold record secara independen, dengan memproduksi dan menyiarkan musik melalui label mereka sendiri, Assassin Productions. Dengan tiga album studio, penjualan lebih dari satu juta album, serta sejumlah lagu yang disebut sebagai andalan seperti “Touche d’espoir”, “Sérieux dans nos affaires”, dan “L’Odyssée suit son cours”, Assassin kerap disebut berpengaruh bagi beberapa generasi seniman rap Prancis.
Pada 2027, kembalinya Assassin ke panggung diproyeksikan menjadi momen nostalgia bagi para penggemar lama, dengan dua jadwal awal di Île-de-France: Forum Vauréal pada 5 Februari dan La Cigale di Paris pada 13 Maret.