ARYADUTA Makassar memperkuat posisinya di industri perhotelan dengan menghadirkan program “Tjakap Djiwa”, sebuah inisiatif berbasis wellness yang menyasar kebutuhan gaya hidup sehat dan seimbang di kalangan wisatawan urban.
Program tersebut menjadi strategi diferensiasi di tengah persaingan industri hospitality yang kian ketat. ARYADUTA Makassar menilai tren wellness tourism terus berkembang, seiring perubahan kebutuhan wisatawan yang tidak lagi hanya mencari akomodasi, tetapi juga pengalaman yang berdampak pada kesehatan fisik dan mental.
“Tjakap Djiwa” dirancang sebagai program holistik yang mengintegrasikan berbagai aspek, mulai dari kualitas istirahat melalui penawaran kamar, penyediaan menu makanan dan minuman sehat, hingga aktivitas kebugaran seperti zumba, body combat, serta kegiatan ramah anak yang mendorong pola hidup aktif.
Manager Food & Beverage ARYADUTA Makassar, Wawan Darmawan, menyatakan pendekatan wellness kini menjadi nilai tambah penting untuk meningkatkan daya saing hotel. Ia menyebut program ini ditujukan untuk menghadirkan pengalaman wellness yang menyeluruh, termasuk melalui pilihan menu yang lebih sehat dan berkualitas.
Dalam rangkaian program tersebut, ARYADUTA Makassar juga menggelar “Wellness Festive”. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang aktivasi gaya hidup sehat, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dengan pelaku UMKM lokal. Menurut pihak hotel, keterlibatan UMKM menjadi langkah strategis untuk memperluas ekosistem bisnis sekaligus memberi dampak berganda bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Makassar.
ARYADUTA Makassar menyebut produk-produk lokal yang dihadirkan dalam kolaborasi tersebut turut memperkaya pengalaman tamu dan memperkuat identitas lokal dalam industri pariwisata.
Selain program wellness, ARYADUTA Makassar menyiapkan langkah lanjutan melalui peluncuran program “Sapta Rasa” bertema “Rasa Asli Warisan Negeri”. Program ini akan berfokus pada eksplorasi kuliner dan budaya lokal sebagai bagian dari strategi experiential hospitality.
Pendekatan tersebut dinilai mencerminkan pergeseran tren industri, di mana hotel tidak hanya berfungsi sebagai tempat menginap, tetapi juga berkembang menjadi pusat pengalaman yang menggabungkan aspek kesehatan, budaya, dan gaya hidup.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan pascapandemi, segmen wellness diproyeksikan menjadi salah satu motor pertumbuhan industri pariwisata dan perhotelan. Melalui “Tjakap Djiwa” dan rangkaian program terkait, ARYADUTA Makassar menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengalaman menginap yang berkesan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi kesehatan tamu dan pertumbuhan ekonomi lokal.