JAKARTA — Nama Alfath Flemmo menjadi salah satu sorotan dalam Festival AI Nusantara 2026, ajang nasional yang mempertemukan seni, teknologi, dan kecerdasan buatan (AI). Acara ini digelar di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta, pada 8 Juni 2026.
Dalam festival tersebut, Alfath hadir sebagai narasumber sekaligus performer. Ia menampilkan kolaborasi antara musik dan teknologi AI, sekaligus memperlihatkan bagaimana pendekatan tersebut dapat diterapkan dalam proses kreatif.
Alfath dikenal sebagai komposer musik digital, music producer, audio engineer, serta pengembang teknologi kreatif yang aktif menggabungkan dunia musik dan AI. Melalui berbagai proyek yang ia bangun, ia mendorong pemanfaatan AI untuk mendukung proses kreatif dan perkembangan industri musik di Indonesia.
Selain berkarya di bidang musik, Alfath merupakan Founder dan CEO FMG Universe serta pengembang One Music OS dan TuneXpert DAW-AI. Inovasi tersebut dirancang untuk membantu musisi dan kreator memanfaatkan AI dalam proses penciptaan, produksi, hingga pengembangan karya musik.
Di tingkat internasional, Alfath tercatat sebagai penerima program Sony Music Group Global Scholar, yang memberinya kesempatan terhubung dengan jaringan industri musik dan teknologi global. Pengalaman itu disebut memperkuat posisinya sebagai talenta muda Indonesia yang berkiprah di bidang musik dan teknologi.
Dalam sesi diskusi, Alfath menyampaikan pandangannya mengenai pemanfaatan AI di industri kreatif. Menurutnya, AI bukan pengganti kreativitas manusia, melainkan alat yang dapat membantu memperluas ide, meningkatkan produktivitas, dan membuka peluang inovasi baru bagi para kreator.
Selain menjadi pembicara, Alfath juga menampilkan karya musik hasil kolaborasi manusia dan AI. Penampilannya menjadi salah satu daya tarik Festival AI Nusantara 2026 serta menggambarkan bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kreativitas dan mendorong perkembangan ekonomi kreatif Indonesia di era digital.