BERITA TERKINI
Ahli Kesehatan Thailand Bagikan Enam Langkah Dasar Menerapkan Gaya Hidup Wellness

Ahli Kesehatan Thailand Bagikan Enam Langkah Dasar Menerapkan Gaya Hidup Wellness

Jakarta — Ahli kesehatan Thailand, Dr. Tanupol Virunhagarun, membagikan enam langkah dasar untuk mencapai gaya hidup wellness di tengah meningkatnya kematian akibat penyakit tidak menular serta populasi dunia yang kian menua.

Menurut Tanupol, wellness merupakan cara hidup yang berfokus pada menjaga dan meningkatkan kesejahteraan secara menyeluruh—fisik, mental, dan emosional—sebagai upaya pencegahan penyakit. Ia menilai kebutuhan akan wellness kini semakin mendesak, tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi keluarga, pemerintah, dan berbagai aspek kehidupan.

Dalam sesi wawancara dengan media di Kedutaan Besar Thailand di Jakarta, Selasa, Tanupol menekankan bahwa wellness kerap dianggap mahal, padahal fondasi dasarnya dapat dilakukan tanpa biaya.

Enam langkah yang ia sampaikan dimulai dari pola makan sehat, yakni memperbanyak konsumsi sayur serta menghindari makan berlebihan. Langkah kedua adalah tidur cukup sekitar delapan jam per hari, idealnya dimulai sebelum pukul 22.00 untuk mendukung pemulihan tubuh.

Langkah ketiga berupa aktivitas fisik rutin, seperti berjalan kaki atau bersepeda minimal 30 menit per hari, lima kali dalam sepekan. Keempat, menghindari kebiasaan tidak sehat seperti merokok serta konsumsi gula atau makanan berlebihan, dan memperbanyak minum air putih.

Kelima, Tanupol menyoroti pentingnya kesehatan mental melalui meditasi, yoga, atau teknik relaksasi lainnya. Ia menyebut praktik tersebut memiliki dasar ilmiah dan dinilai bermanfaat bagi otak maupun tubuh. Adapun langkah keenam adalah menjaga hubungan sosial yang harmonis dengan keluarga dan lingkungan sekitar, yang dianggap penting untuk keseimbangan hidup secara keseluruhan.

Tanupol menjelaskan perubahan gaya hidup sangat menentukan kualitas kesehatan jangka panjang, terutama ketika angka harapan hidup meningkat dan angka kelahiran menurun di banyak negara. Ia mengatakan setelah enam hal dasar itu dijalankan, seseorang dapat melangkah ke tingkat berikutnya yang mungkin memerlukan biaya tambahan, bergantung pada kesiapan masing-masing, seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi medis.

Lebih lanjut, Tanupol menilai di banyak negara Asia, termasuk Thailand, pendekatan wellness semakin terintegrasi dengan layanan kesehatan modern. Thailand dikenal sebagai salah satu pusat wisata kesehatan dunia melalui kombinasi layanan medis, spa, dan program pencegahan penyakit.

Tanupol yang juga menjabat Direktur Utama BDMS Wellness Clinic and BDMS Wellness Resort, Thailand, menyampaikan bahwa kliniknya menangani sekitar 10 juta pasien setiap tahun dengan 16.000 dokter dan hampir 10.000 tempat tidur rumah sakit. Namun, ia menilai kapasitas tersebut tetap tidak cukup apabila banyak orang hanya datang berobat ketika sudah sakit.

Ia menekankan perlunya perubahan pendekatan dari reaktif menjadi proaktif. Menurutnya, sebanyak apa pun jumlah dokter yang tersedia, masalah kesehatan tidak akan selesai jika masyarakat masih menunggu sampai sakit untuk mulai peduli pada kesehatan.