Iswara, pemilik rumah yang pekarangannya ditumbuhi bunga bangkai, mengatakan ia tidak melakukan perawatan khusus terhadap tanaman tersebut. Meski begitu, keberadaan bunga bangkai itu kerap menarik perhatian warga yang melintas di kawasan tersebut.
Ia mengaku awalnya tidak menyadari tanaman yang tumbuh di pekarangannya merupakan bunga bangkai. “Saya juga gak tahu (awalnya), bibit ekspor aja. Buat makanan, buat tepung,” ujarnya.
Selama 12 tahun hidup di pekarangan rumahnya, bunga bangkai tersebut dilaporkan sudah mekar sebanyak tiga kali.