Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 tingkat Kota Surabaya digelar di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya, Kamis (30/4). Kegiatan tahunan yang diinisiasi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni Budaya ini mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”.
Ajang tersebut diikuti ratusan pelajar SMA/SMK negeri dan swasta kelas X dan XI se-Kota Surabaya. Seremoni pembukaan dibuka oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik STIESIA, Ikhsan Budi Riharjo, yang mewakili Ketua STIESIA. Acara juga dihadiri Ketua MKKS SMA Swasta Surabaya Syarif Andri Setiawana, Ketua MGMP Seni Budaya Kota Surabaya Tauriska Candra Kasih, serta Kacabdin Pendidikan Wilayah Sidoarjo–Surabaya (Dindik Jatim) Kiswanto.
Dalam sambutannya, Ikhsan menyampaikan bahwa penyelenggaraan FLS3N di STIESIA merupakan yang pertama kali. Ia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kampus tersebut sebagai tuan rumah FLS3N tingkat Kota Surabaya.
Ikhsan juga menilai Surabaya sebagai barometer Indonesia timur. Karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga kreativitas generasi muda di tengah pengaruh budaya luar yang terus berkembang. Ia menyatakan keyakinannya bahwa para peserta dapat tetap melestarikan kearifan budaya lokal.
Sementara itu, Kepala Bagian Kerja Sama STIESIA, Sulistyo Budi Utomo, menyebut jumlah peserta mencapai sekitar 780 siswa kelas X dan XI dari SMA/SMK negeri dan swasta sederajat se-Surabaya. Ia mengatakan STIESIA menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah setelah dihubungi MGMP Seni Budaya Kota Surabaya.