BERITA TERKINI
SLBN Tambahrejo Jadi Juara Umum FLS3N SLB Kabupaten Bojonegoro 2026

SLBN Tambahrejo Jadi Juara Umum FLS3N SLB Kabupaten Bojonegoro 2026

SLB Negeri (SLBN) Tambahrejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, meraih prestasi sebagai juara umum Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) SLB tingkat Kabupaten Bojonegoro tahun 2026. Hasil tersebut diraih setelah para siswa sekolah itu mencatatkan capaian di sejumlah cabang lomba.

FLS3N SLB tingkat kabupaten ini digelar pada Kamis, 9 April 2026, bertempat di SLBN Tambahrejo yang juga menjadi tuan rumah penyelenggaraan. Kegiatan diikuti 13 lembaga SLB se-Kabupaten Bojonegoro yang mengirimkan siswa terbaik untuk berkompetisi di bidang seni dan sastra.

FLS3N merupakan kompetisi tahunan yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan melalui Pusat Prestasi Nasional. Ajang ini menjadi wadah pengembangan kreativitas, bakat seni, dan kemampuan sastra bagi peserta didik berkebutuhan khusus jenjang SDLB, SMPLB, dan SMALB. Melalui kegiatan tersebut, siswa didorong untuk mengekspresikan potensi diri, meningkatkan rasa percaya diri, serta menumbuhkan semangat berprestasi di bidang seni dan budaya.

Pada pelaksanaan tahun ini, delapan siswa SLBN Tambahrejo meraih sejumlah penghargaan, yakni Juara 1 Lomba Gambar Bercerita, Juara 1 Lomba Melukis, Juara 2 Lomba Fashion Show, Juara 2 Lomba Cipta Baca Puisi, Juara 2 Lomba Film Pendek, Juara 2 Lomba Seni Peran, Juara 3 Lomba Bercerita, serta Juara 2 Lomba Desain Grafis.

Dengan raihan tersebut, SLBN Tambahrejo mengumpulkan poin tertinggi dan ditetapkan sebagai juara umum FLS3N SLB Kabupaten Bojonegoro 2026.

Kepala SLBN Tambahrejo, Nita Apriliasari, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada para siswa atas kerja keras dan keberanian menunjukkan bakat serta kreativitas. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada guru pembimbing yang mendampingi selama persiapan lomba, serta kepada orang tua atau wali murid atas dukungan dan doa.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi warga sekolah untuk terus mengembangkan potensi, kreativitas, dan prestasi siswa berkebutuhan khusus melalui berbagai bidang, termasuk seni dan sastra.