JEPARA—Satkordikcam Mayong, Kabupaten Jepara, menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kecamatan Mayong untuk jenjang sekolah dasar pada Kamis, 16 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Satkordikcam Mayong dan SDN 1 Pelemkerep, Kecamatan Mayong.
FLS3N tersebut diikuti 185 peserta dari 45 SD di wilayah Satkordikcam Mayong. Sebanyak delapan cabang seni diperlombakan, yakni seni tari, menyanyi solo, gambar bercerita, mendongeng, menulis cerita, pantomim, seni kriya, dan seni ukir.
Ketua Panitia, Sri Lestari M.Pd, mengatakan FLS3N menjadi wadah bagi peserta didik untuk berkreasi serta menampilkan karya kreatif dan inovatif. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat mengembangkan diri secara optimal, meningkatkan mutu pendidikan, serta memperkuat apresiasi terhadap seni dan sastra.
Selain itu, FLS3N juga ditujukan untuk menumbuhkan sikap kemandirian, sportivitas, dan jiwa kompetitif peserta didik. Ajang ini sekaligus menjadi proses seleksi untuk menentukan perwakilan terbaik dari Satkordikcam Mayong yang akan maju ke tingkat Kabupaten Jepara.
Kegiatan FLS3N Satkordikcam Mayong tahun 2026 dibuka secara resmi oleh Koordinator Satkordikcam Mayong, Supeno, M.Pd. Dalam sambutannya, Supeno menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah menyeleksi, membina, dan memberangkatkan peserta didiknya untuk mengikuti lomba. Ia menilai pengalaman mengikuti FLS3N akan menjadi momen berharga bagi para murid.
Supeno juga mengajak seluruh pihak di wilayah kerja Satkordikcam Mayong untuk terus mengembangkan dan melestarikan kesenian, khususnya seni ukir yang disebut sebagai warisan budaya dan ciri khas Kabupaten Jepara.
Melalui pelaksanaan FLS3N ini, penyelenggara berharap kegiatan tersebut dapat turut melestarikan seni dan sastra, melahirkan bibit unggul di bidang seni dan sastra, menghasilkan murid berprestasi, cerdas, dan berbakat, serta mendorong peningkatan mutu pendidikan di lingkungan Satkordikcam Mayong, Kabupaten Jepara.