BERITA TERKINI
Pertumbuhan Kota Serang Diiringi Tekanan dan Masalah PMKS di Sejumlah Lampu Merah

Pertumbuhan Kota Serang Diiringi Tekanan dan Masalah PMKS di Sejumlah Lampu Merah

Keberadaan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di sejumlah persimpangan lampu merah di Kota Serang kembali menjadi sorotan. Dalam pandangan yang mengemuka, penanganan dinilai perlu dilakukan secara tegas melalui penempatan petugas di titik-titik rawan, bahkan selama 24 jam, hingga aktivitas tersebut berkurang dan kesadaran masyarakat terbentuk.

Penekanan utama yang disampaikan adalah bahwa kesadaran berlalu lintas dan kepatuhan terhadap peraturan daerah, termasuk tidak memberi kepada PMKS di jalan, dinilai tidak bisa hanya menunggu tumbuh dengan sendirinya. Jika terus menunggu seluruh pengendara patuh dan tidak memberi, situasi itu diibaratkan seperti menunggu sesuatu yang tidak akan terjadi.

Di Kota Serang, titik lokasi PMKS mencari nafkah disebut tidak banyak dan cenderung terkonsentrasi. Beberapa lokasi yang disebut antara lain lampu merah Kepandean, lampu merah Brimob, Kebonjahe, Warung Pojok, dan Ciceri. Selain itu, terdapat tiga titik lain di lampu merah Sumurpecung, Pisang Mas, dan Sumur Bor.

Dengan sebaran yang relatif sedikit dan lokasinya berdekatan, persoalan ini dinilai masih berada dalam jangkauan penanganan. Namun, seiring Kota Serang yang terus tumbuh, muncul kekhawatiran bahwa tanpa pengendalian yang tepat, yang meningkat bukan hanya perkembangan kota, melainkan juga tekanan dan berbagai masalah yang menyertainya.