BERITA TERKINI
Pemkab Banyumas Gelar FLS3N 2026 untuk Kembangkan Bakat Seni dan Sastra Siswa

Pemkab Banyumas Gelar FLS3N 2026 untuk Kembangkan Bakat Seni dan Sastra Siswa

Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinas Pendidikan menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Banyumas tahun 2026. Kegiatan ini ditujukan untuk menggali sekaligus mengembangkan potensi peserta didik di bidang seni dan sastra.

Pembukaan FLS3N berlangsung di Gedung GSM Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Wahyu Adhi Fibrianto, yang hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan. Dalam sambutannya, Wahyu menegaskan bahwa FLS3N menjadi wadah strategis untuk mengembangkan kemampuan siswa di bidang seni dan sastra, sekaligus mendukung pembentukan karakter pelajar yang selaras dengan nilai-nilai budaya bangsa.

Ia menyampaikan, ajang ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga memberi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas serta menampilkan kemampuan terbaik yang mereka miliki.

Pada hari pertama pelaksanaan, peserta tampil percaya diri dalam sejumlah cabang lomba, di antaranya menulis cerita, menyanyi solo, dan mendongeng. Antusiasme siswa terlihat dari karya dan penampilan yang menunjukkan kreativitas serta minat terhadap seni dan sastra.

Memasuki hari kedua, Selasa (5/5/2026), suasana semakin meriah dengan perlombaan kreativitas musik tradisional, ilustrasi, pantomim, serta babak final menyanyi solo. Beragam karya dan penampilan yang ditampilkan disebut menjadi gambaran potensi seni generasi muda di Banyumas.

Rangkaian kegiatan ditutup pada hari ketiga, Rabu (6/5/2025), melalui lomba ansambel campuran dan tari kreasi yang menjadi penutup sekaligus puncak apresiasi terhadap karya seni para peserta.

FLS3N SMP Tahun 2026 mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”. Melalui kegiatan ini, penyelenggara menargetkan tersedianya ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan seni, kreativitas, kepribadian, serta bakat secara optimal, sekaligus membangun karakter positif, meningkatkan rasa percaya diri, dan menumbuhkan kecintaan pada seni dan budaya daerah.

Pelaksanaan FLS3N dilakukan secara bertahap mulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Sistem berjenjang tersebut menjadikan FLS3N tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga bagian dari proses pembinaan berkelanjutan bagi siswa di bidang seni dan sastra.

Melalui penyelenggaraan FLS3N 2026, Pemerintah Kabupaten Banyumas berharap dapat mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kreativitas tinggi, kepekaan seni, serta karakter kuat dalam melestarikan budaya bangsa.