Keselamatan pengendara sepeda motor menjadi aspek yang perlu diutamakan setiap kali berkendara. Selain perilaku dan sikap saat berlalu lintas, penggunaan perlengkapan berkendara yang memadai juga dinilai dapat menunjang keselamatan, termasuk pemanfaatan teknologi airbag pada jaket berkendara.
Perkembangan perlengkapan berkendara, khususnya jaket, disebut semakin pesat. Salah satu inovasi yang berkembang adalah jaket dengan kantung udara (airbag) yang diklaim mampu memberikan perlindungan lebih baik dibanding jaket biasa.
Sejalan dengan tren tersebut, sebuah laporan memperkirakan penjualan jaket berteknologi airbag akan meningkat hingga lima persen sampai 2020. Dalam laporan yang sama disebutkan, pengendara dengan kemampuan di atas rata-rata cenderung membidik jenis jaket ini. Permintaan global terhadap sepeda motor premium yang terus meningkat juga dinilai turut mendorong pertumbuhan permintaan jaket airbag.
Airbag pada jaket dipasang di bagian dalam dan dirancang mengembang ketika pengendara terhempas dari sepeda motor. Teknologi ini pertama kali digunakan di ajang balap MotoGP, sebelum kemudian diterapkan pada jaket untuk penggunaan harian.
Hingga kini, baru beberapa produsen yang merilis jaket dengan airbag, di antaranya Dainese, Alpinestars, Furigan, Spidi, serta Helite yang menjualnya dalam bentuk rompi.