BERITA TERKINI
FLS3N SD–SMP Kota Madiun 2026 Makin Ramai, 518 Siswa Tampilkan Bakat Seni dan Sastra

FLS3N SD–SMP Kota Madiun 2026 Makin Ramai, 518 Siswa Tampilkan Bakat Seni dan Sastra

MADIUN — Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SD dan SMP di Kota Madiun tahun 2026 berlangsung meriah. Kegiatan yang digelar selama empat hari, 4–7 Mei, diikuti ratusan siswa yang tampil percaya diri menunjukkan kemampuan terbaik di bidang seni dan sastra.

Ketua MGMP Seni Budaya SMP Kota Madiun sekaligus Koordinator FLS3N, Natalia Ade Desanti, mengatakan ajang ini menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan potensi sejak dini. Menurutnya, jumlah peserta tahun ini meningkat sekitar 10–20 persen dibanding tahun sebelumnya.

Total peserta FLS3N 2026 di Kota Madiun mencapai 518 siswa, terdiri atas 259 siswa jenjang SD dan 259 siswa jenjang SMP. Pada jenjang SD dipertandingkan enam cabang lomba, sementara jenjang SMP delapan cabang.

Sejumlah kategori lomba menunjukkan kenaikan peserta yang cukup mencolok. Lomba dongeng SD, misalnya, meningkat dari sekitar 20 peserta menjadi 40 peserta. Tren serupa terlihat pada kategori solo vokal, dengan 40 peserta dari jenjang SD dan 24 peserta dari jenjang SMP.

Pada hari pertama pelaksanaan, beberapa cabang yang dipertandingkan antara lain solo vokal, gambar cerita, ilustrasi, hingga seni kriya. Untuk lomba menggambar, panitia mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”.

Ade menilai peningkatan tidak hanya tampak dari sisi jumlah peserta, tetapi juga kualitas karya. Ia menyoroti kemampuan siswa dalam seni digital yang dinilai semakin matang dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Untuk menjaga kredibilitas, penilaian dilakukan oleh juri dari berbagai latar belakang, mulai akademisi, seniman, hingga guru berprestasi. Dari setiap cabang lomba akan dipilih juara 1, 2, dan 3, dengan juara pertama berhak mewakili Kota Madiun ke tingkat provinsi.

Dengan antusiasme dan kemampuan peserta yang meningkat, FLS3N 2026 di Kota Madiun menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas seni sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi.