Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Luwu Timur kembali digelar. Kegiatan tahunan ini diikuti 54 sekolah dan dibuka pada Rabu, 11 Juni 2025.
Pembukaan dilakukan oleh Bupati Luwu Timur yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aini Endis Anrika. Dalam sambutannya, Endis menyampaikan harapan agar para guru pendamping terus mendukung serta menggali potensi peserta didik.
“Mewakili Bapak Bupati, diharapkan kepada para guru pendamping untuk selalu mendukung dan menggali potensi anak didiknya agar kedepannya dapat mengharumkan nama baik Luwu Timur, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” kata Endis.
Menurutnya, FLS3N menjadi ruang untuk melahirkan generasi penerus Bumi Batara Guru yang kreatif di bidang seni. Ia menekankan bahwa pendidikan tidak hanya terkait ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter melalui pengembangan bakat seni dan budaya bangsa.
Endis juga mengajak para peserta untuk tampil percaya diri saat mewakili sekolah masing-masing. Ia menilai kalah dan menang dalam lomba merupakan hal yang wajar.
“Saya mengajak seluruh peserta untuk menjadikan ajang ini sebagai wadah untuk saling belajar, menginspirasi dan menjalin persahabatan antar sesama peserta dan tampil sebaik mungkin dalam membawa nama baik sekolah,” pesannya.
Pada tingkat SMP, cabang yang dilombakan meliputi ilustrasi, menyanyi solo, pantomim, ansambel campuran tiga alat musik, kreativitas musik tradisional, tari kreasi, mendongeng, dan menulis cerita.
Sementara untuk tingkat SD, cabang lomba yang dipertandingkan antara lain kriya, menyanyi solo, pantomim, seni tari, mendongeng, gambar ekspresi, dan menulis cerita.