Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang terus mendorong pengembangan potensi seni pelajar melalui Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N). Ajang ini dinilai tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan kreativitas siswa.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, mengatakan FLS3N menjadi momentum strategis bagi pelajar untuk mengekspresikan bakat sekaligus mengasah kemampuan di bidang seni. Ia menegaskan kegiatan tersebut memberi ruang bagi siswa untuk berkembang dan berani tampil.
Menurut Abdu, capaian siswa tidak terlepas dari peran sekolah dalam melakukan pembinaan secara berkelanjutan. Dengan pendampingan yang tepat, peluang siswa untuk meraih prestasi lebih tinggi dinilai semakin terbuka.
Disdikbud, lanjutnya, mendorong sekolah agar aktif membina peserta didik sehingga kesiapan mereka tidak hanya untuk tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing hingga tingkat provinsi dan nasional.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak untuk mengoptimalkan potensi seni pelajar di Kota Bontang. Abdu menyatakan optimisme bahwa pelajar Bontang dapat tampil dan berprestasi di tingkat yang lebih luas apabila pembinaan berjalan baik dan mendapat dukungan bersama.