Ribuan siswa SD dan SMP negeri maupun swasta di Kabupaten Tangerang mengikuti Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N). Kegiatan ini digelar untuk menggali potensi, minat, dan bakat pelajar di bidang seni dan sastra.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Dadan Gandana melalui Kepala Bidang SMP Dedi Haryanto menyampaikan, FLS3N tahun ini mempertandingkan delapan cabang lomba. Menurutnya, daftar lomba tersebut mengacu pada ketentuan dari Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
“Sesuai petunjuk teknis dan pelaksanaan dari pusat ada 8 bidang yang diperlombakan. Ada lomba melukis, menyanyi solo, mendongeng, menulis cerita, pantomim, ansambel, musik tradisional, dan tari kreasi,” kata Dedi usai pembukaan FLS3N di Kecamatan Kelapa Dua, Rabu, 6 Mei 2026.
Dedi menjelaskan, pelaksanaan FLS3N jenjang SD berlangsung pada 6–7 Mei 2026 di Kecamatan Kelapa Dua. Sementara untuk jenjang SMP dijadwalkan pada 12–13 Mei 2026 di Gedung Diklat Pemda Kitri Bakti, Kecamatan Curug.
Dari sisi jumlah peserta, Dedi menyebutkan sekitar 1.135 siswa mengikuti FLS3N jenjang SMP, sedangkan jenjang SD diikuti 273 siswa. Para pemenang peringkat 1, 2, dan 3 akan memperoleh piagam penghargaan.
Ia menambahkan, sertifikat pemenang FLS3N dapat digunakan sebagai jalur prestasi nonakademik untuk melanjutkan ke jenjang sekolah menengah atas. Pada hari pembukaan, panitia juga langsung mengumumkan pemenang FLS3N tingkat SD.
Dedi berharap ajang ini dapat menjadi wadah pembinaan sejak dini untuk mengembangkan potensi siswa. Tema besar FLS3N Kabupaten Tangerang 2026 adalah “Ajang Minat Bakat Siswa se-Kabupaten Tangerang”.
“Kami harap FLS3N menumbuhkan kecintaan terhadap seni budaya, membangun karakter generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan berdaya saing tinggi. Ajang ini menjadi ruang strategis untuk mengasah potensi seni siswa, sekaligus melestarikan budaya,” ujarnya.