Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman melalui Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kapanewon Berbah bekerja sama dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kapanewon Berbah, Selasa (28/4/2026). Kegiatan ini dipusatkan di SD Negeri Berbah 1.
Ajang tersebut bertujuan menjaring talenta terbaik siswa di bidang seni dan sastra untuk melaju ke seleksi tingkat Kabupaten Sleman. Ketua Panitia FLS3N tingkat SD Kapanewon Berbah, Agus Triyanto, menyampaikan bahwa kegiatan tahunan ini diikuti 176 siswa dari 23 SD di wilayah Berbah.
Para peserta yang merupakan siswa kelas 3, 4, dan 5 berkompetisi dalam tujuh cabang lomba, yakni menyanyi solo, tari kreasi, pantomim, kriya, gambar ekspresi, mendongeng, dan menulis cerita. “Juara pertama dari masing-masing cabang lomba akan mewakili Kapanewon Berbah pada FLS3N tingkat Kabupaten Sleman,” ujar Agus di lokasi kegiatan.
Agus yang juga menjabat Ketua K3S Berbah berharap capaian tahun sebelumnya dapat dipertahankan. Ia mencatat, perwakilan mendongeng dari Berbah pada tahun lalu meraih juara 1 tingkat kabupaten dan juara 2 tingkat provinsi. “Semoga tahun ini lebih banyak peserta yang lolos hingga tingkat provinsi maupun nasional,” katanya.
Koordinator Wilayah Pendidikan Kapanewon Berbah, Supriyati Basuki Rahayu, mengapresiasi persiapan dari seluruh sekolah. Menurutnya, FLS3N tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah orisinalitas karya dan pengembangan bakat yang memiliki nilai tambah akademis. “Sertifikat kejuaraan nantinya bisa dimanfaatkan sebagai nilai tambah saat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” kata Supriyati.
Acara dibuka secara resmi oleh Panewu/Camat Berbah, Djaka Sumarsono. Ia menekankan tema kegiatan tahun ini, “Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”, serta menilai FLS3N sebagai sarana strategis membangun generasi muda yang berdaya saing sekaligus mencintai budaya lokal. “Teruslah berusaha dengan giat dan berdoa. Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda,” pesannya kepada para peserta.
Panitia menyatakan akan menetapkan enam pemenang pada setiap cabang lomba, mulai dari juara 1 hingga harapan 3, sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kreativitas para siswa.