Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 di Nunukan. Kegiatan ini ditujukan untuk memberi kesempatan kepada siswa SD, SMP, SMA/SMK sederajat menyalurkan bakat sekaligus mengenalkan seni kepada pelajar lainnya.
Kepala SMP Negeri 2 Nunukan, Arbain, mengapresiasi pelaksanaan FLS3N sebagai upaya mengembangkan seni dan budaya, khususnya di Kabupaten Nunukan. Ia menyebut cabang lomba yang dipertandingkan mencakup tari, musik tradisional, bercerita, mendongeng, pantomim, melukis kriya, ansambel campuran tiga alat musik, menyanyi solo, serta kreativitas musik tradisional.
Arbain mengatakan, SMP Negeri 2 Nunukan mengikuti hampir seluruh cabang yang dilombakan. Ia berharap para peserta dari sekolahnya dapat mewakili Kecamatan Nunukan ke tingkat kabupaten dan meraih hasil terbaik.
Jumlah peserta dalam kegiatan tersebut tercatat 87 orang, berasal dari SMP Negeri 1 Seimanggaris, SMP Negeri 3 Seimanggaris, SMP Negeri 4 Nunukan Selatan, SMP Negeri 2 Nunukan Selatan, SMPIT IBNU SINA Nunukan, SMP Katolik Fransisco Yashinta Nunukan Selatan, SMP Negeri 1 Nunukan, dan SMP Negeri 2 Nunukan.
Menurut Arbain, ajang ini bersifat kompetisi sehingga peserta terbaik akan mewakili Kecamatan Nunukan pada seleksi tingkat kabupaten. Ia juga menyampaikan persiapan telah dilakukan sejak Januari hingga pelaksanaan, dengan kendala utama pada keterbatasan waktu dan anggaran. Meski demikian, para siswa tetap bersemangat mengikuti lomba untuk menampilkan kemampuan terbaik.