BERITA TERKINI
Daftar 13 Film dan Serial Indonesia Adaptasi Korea Selatan, dari Sweet 20 hingga Bad Guys

Daftar 13 Film dan Serial Indonesia Adaptasi Korea Selatan, dari Sweet 20 hingga Bad Guys

Industri film dan serial Indonesia kian sering menghadirkan karya adaptasi dari Korea Selatan dengan ragam genre, mulai dari komedi romantis, horor, drama keluarga, hingga kriminal. Berikut 13 judul film dan series Indonesia yang disebut sebagai adaptasi dari karya Korea Selatan, termasuk serial Bad Guys yang dijadwalkan tayang pada 21 Februari di Vidio.

1. Sweet 20 (2017)
Film Sweet 20 merupakan adaptasi dari film Korea Miss Granny (2014). Ceritanya berfokus pada Fatmawati, seorang nenek yang mendadak kembali muda seperti berusia 20 tahun setelah berfoto di studio foto misterius. Film bergenre comedy romance ini dibintangi Tatjana Saphira, Niniek L. Karim, Morgan Oey, dan Lukman Sardi.

2. Sunyi (2019)
Sunyi mempertemukan Angga Yunanda dan Amanda Rawles dalam kisah berlatar SMA Abdi Bangsa. Tokohnya, Alex, kerap menjadi sasaran perundungan. Teror makin mencekam ketika ia dipaksa melakukan ritual pemanggilan roh oleh seniornya. Film ini diadaptasi dari Whispering Corridors (1998) dan menyinggung isu bullying dalam balutan horor.

3. Bebas (2019)
Film Bebas berkisah tentang upaya mempertemukan kembali enam sahabat yang tergabung dalam geng Bebas setelah 23 tahun berpisah. Dengan alur maju-mundur dan nuansa nostalgia, film ini merupakan adaptasi dari film Korea Sunny (2011). Dalam informasi yang disebutkan, Bebas juga menjadi adaptasi ketiga setelah versi Jepang Sunny: Strong Mind Strong Love (2018) dan versi Vietnam Go Go Sisters (2018).

4. Tunnel (2019)
Web series Tunnel diadaptasi dari drama Korea berjudul sama. Cerita berpusat pada detektif kepolisian Tigor (Doony Alamsyah) yang menyelidiki kasus pembunuhan berantai di Yogyakarta pada 1990. Ia tiba-tiba terbangun di tahun 2020, sementara kasus tersebut masih belum terpecahkan.

5. My Sassy Girl (2022)
Film My Sassy Girl mengisahkan perjalanan cinta dua orang yang tak sengaja bertemu di stasiun kereta. Hubungan mereka diwarnai perbedaan kepribadian, restu orang tua, hingga putus-nyambung. Film ini merupakan adaptasi dari Korea dengan judul yang sama dan menggandeng Tiara Andini sebagai pemeran utama.

6. Miracle in Cell No. 7
Versi Indonesia dari Miracle in Cell No. 7 menampilkan Vino G. Bastian sebagai Dodo, seorang ayah dengan keterbelakangan mental yang dipenjara akibat tuduhan palsu pemerkosaan dan pembunuhan. Film ini menyoroti kasih sayang Dodo kepada putrinya serta kritik terhadap sistem hukum yang digambarkan bobrok. Disebutkan bahwa film ini meraih 5,85 juta penonton.

7. Kalian Pantas Mati (2022)
Film ini mengangkat kisah Rakka (Emir Mahira), anak indigo yang merasa terbebani oleh kemampuannya dan kerap menjadi target perundungan. Setelah pindah dari Jakarta ke Bogor, ia justru menghadapi roh jahat yang membuat beberapa siswa di sekolah barunya hilang misterius. Rakka dibantu hantu bernama Dini (Zee JKT48) yang kehilangan ingatan. Kalian Pantas Mati disebut sebagai adaptasi dari Mourning Grave (2014) arahan Oh In Chul.

8. Mendua (2023)
Web series Mendua hadir sebagai versi Indonesia dari drakor The World of the Married (2020). Kisahnya berfokus pada balas dendam seorang istri yang diselingkuhi suaminya. Serial ini disebut digarap melalui kerja sama Screenplay Films dan BBC Studios, serta dibintangi Adinia Wirasti, Chicco Jerikho, dan Tatjana Saphira.

9. Scandal Makers (2023)
Scandal Makers adalah adaptasi dari film Korea Speedy Scandal. Versi Indonesia menampilkan Vino G. Bastian dan Beby Tsabina. Ceritanya mengikuti Oscar, penyiar radio sekaligus selebriti, yang dikejutkan oleh kedatangan seseorang yang mengaku sebagai anak dan cucunya—dan hasil tes DNA disebut cocok.

10. Hello Ghost (2023)
Film Hello Ghost memadukan horor dan komedi sembari mengangkat isu kesehatan mental. Tokohnya adalah seorang pria yang gagal bunuh diri, lalu diikuti empat hantu dengan karakter berbeda. Ia harus memenuhi permintaan para hantu agar terbebas dari mereka. Versi Indonesia dibintangi Onadio Leonardo, Enzy Storia, dan Tora Sudiro, serta disebut diadaptasi dari film Korea berjudul sama.

11. My Annoying Brother (2024)
Film My Annoying Brother merupakan adaptasi dari film Korea dengan judul sama. Ceritanya tentang seorang narapidana yang mendapat izin bebas bersyarat untuk mengurus adiknya, mantan atlet judo yang kehilangan penglihatan saat bertanding. Relasi keduanya diwarnai konflik dan dendam masa lalu. Film ini dibintangi Vino G. Bastian, Angga Yunanda, Caitlin Halderman, dan Kristo Immanuel.

12. A Business Proposal (2025)
Film romance A Business Proposal disebut sebagai adaptasi dari drakor Business Proposal. Ceritanya tentang seorang perempuan yang menggantikan temannya untuk kencan buta, namun pasangan kencannya ternyata bos barunya di tempat kerja. Film ini dibintangi Abidzar Al-Ghifari, Ariel Tatum, Caitlin Halderman, dan Ardhito Pramono.

13. Bad Guys (2025)
Serial Bad Guys mengikuti perjuangan seorang polisi yang mencari pelaku pembunuhan putrinya. Karena tak membuahkan hasil dan digambarkan terhambat sistem hukum yang kotor, ia membentuk tim penyidik sendiri yang beranggotakan narapidana. Serial ini merupakan adaptasi dari drama Korea berjudul sama, dibintangi Oka Antara, Dwi Sasono, dan Maudy Effrosina, serta dijadwalkan tayang pada 21 Februari di Vidio.

Dari daftar tersebut, adaptasi yang disebut paling sukses di Indonesia dengan tema keluarga di penjara adalah Miracle in Cell No. 7. Sementara untuk serial adaptasi dari drakor populer dengan tema hukum/kriminal, judul yang disorot antara lain Mendua (adaptasi The World of the Married) dan Tunnel yang mempertahankan tema kriminal serta perjalanan waktu.