Margasari — Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menegaskan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) menjadi sarana penting untuk memperkuat karakter dan kreativitas siswa. Pernyataan itu disampaikan saat membuka FLS3N tingkat Kabupaten Tegal Tahun 2026 di SMP Negeri 3 Margasari, Selasa (5/5/2026).
Menurut Ischak, FLS3N tidak semata-mata ajang kompetisi, melainkan ruang pembentukan karakter sekaligus pengembangan potensi kreatif peserta didik. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara prestasi akademik dan penguatan kepekaan seni.
“Kita ingin anak-anak tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan seni, karakter, serta jati diri yang kuat,” ujar Ischak.
Ischak menilai seni dan sastra memiliki peran strategis dalam membangun kreativitas, kepercayaan diri, serta nilai-nilai budaya pada siswa sejak dini. Dalam konteks itu, pemerintah daerah terus mendorong tersedianya ruang-ruang ekspresi bagi siswa agar potensi nonakademik dapat berkembang secara optimal.
Selain penguatan karakter melalui seni, Ischak juga menyoroti pentingnya peran guru dan orang tua dalam mendampingi perkembangan anak di tengah berbagai tantangan sosial. Ia mengingatkan perlunya kewaspadaan terhadap penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang dinilai dapat mengancam masa depan generasi muda.
“Mari kita bersama-sama menjaga dan mengawasi anak-anak agar terhindar dari penyalahgunaan obat-obatan yang dapat merusak masa depan mereka,” tegasnya.
FLS3N tahun ini diikuti 450 siswa SMP dan 183 siswa SD dari seluruh Kabupaten Tegal. Para peserta berkompetisi dalam berbagai cabang seni, di antaranya menyanyi solo, tari, pantomim, mendongeng, penulisan cerita, hingga kreativitas musik.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal, Winarto, menyampaikan bahwa FLS3N menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan bakat dan kreativitas di bidang seni dan sastra. “Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh karakter siswa yang kreatif, percaya diri, serta memiliki kecintaan terhadap seni dan budaya,” ujarnya.
Melalui ajang tersebut, pemerintah daerah berharap dapat menjaring talenta-talenta terbaik sekaligus memperkuat pembentukan karakter siswa yang kreatif, percaya diri, dan berbudaya.